Kala Nyontek Begitu Menggoda

Oleh: Rani Widhiyanti, A.Md (Pemerhati Remaja)



Sob, udah mulai masuk masa-masa ujian dan ulangan umum nih. Gimana perasaan kalian? Biasa aja? Wuih keren. Biasa karena udah siap tempur atau biasa karena siap contekan? Ayo ngaku. Memang ya sob, kalau udah mendekati masa-masa ulangan, satu hal yang paling menggoda itu adalah aktivitas nyontek. Gimana enggak? Belajar aja pakai jurus SKS alias Sistem Kebut Semalam, atau bahkan Sistem Kebut Sejam. Express deh pokoknya. Kalau udah kaya gini, bisa dipastikan yang nyangkut di otak semuanya serba minimalis alias dikit abis. Kalau udah gitu, bisa dipastikan juga keluar deh jurus andalan di saat mepet, yaitu nyontek.


Betul banget sob, nyontek itu memang begitu menggoda. Dengan iming-iming jawaban benar plus dapat nilai bagus, nyontek itu benar-benar bisa diandalkan. Belum lagi kalau nyonteknya berjama’ah, wah bisa dipastikan bakal dapat label “teman paling setia kawan”, betul apa betul, sob? 


Tapi, tunggu dulu, meskipun nyontek itu begitu menggoda, bukan berarti kamu bisa seenaknya melakukannya tanpa tahu konsekuensi yang mengintai. Apalagi sebagai remaja muslim, sudah seharusnya tindak tanduk kita dilandasi oleh Syari’at Allah SWT. So, kita harus hati-hati dan waspada jangan sampai tindakan yang kita anggap biasa tersebut ternyata malah menjerumuskan kita pada murka dan siksa-Nya. Oh no!!


Sob, dalam Islam nyontek itu adalah perbuatan yang diharamkan karena ia termasuk perbuatan curang dan dusta. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا ، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا



“Dari ‘Abdullâh bin Mas’ûd Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta (pembohong).’” (HR. Ahmad (I/384); al-Bukhâri (no. 6094) dan dalam kitab al-Adabul Mufrad (no. 386); Muslim (no. 2607 (105)); Abu Dawud (no. 4989); At-Tirmidzi (no. 1971); Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf (VIII/424-425, no. 25991); Ibnu Hibban (no. 272-273-at-Ta’lîqâtul Hisân); Al-Baihaqi (X/196); Al-Baghawi (no. 3574); At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini hasan shahih.”)


Tuh kan sob, berat banget kan konsekuensinya kalau tidak jujur. Tapi sayangnya, masih ada juga teman-teman kita yang beralasan kalau tidak nyontek ataupun ngasih contekan bakal dijauhin sama teman-teman dan dianggap tidak setia kawin, eh setia kawan. Sob, tidak perlu gelisah apalagi galau kalau dijauhin sama teman karena taatnya kita kepada Allah SWT. Kalaupun teman-teman menjauhi, itu tandanya mereka belum cukup menjadi sahabat yang baik yang dapat membawa kita dalam ketaatan. Justru itu harus memotivasi kita untuk menasihati mereka sebagai kewajiban dari ber amar ma’ruf nahi mungkar (mengajak kepada yang baik dan mencegah dari yang mungkar).


Belum lagi anggapan teman-teman kita “ga nyontek, ga keren”. Aduh sob, hari gini masih mau hidup ga jujur? Tuh coba lihat akibat perilaku tidak jujur, banyak oknum petinggi negara harus berakhir di bui, kan. Ga banget deh ah. Jadi, kalau kamu bisa taat di saat maksiat berusaha menjerat, itu baru namanya keren.

Nah, buat teman-teman yang ingin berproses untuk menjauhi nyontek, ada juga nih tips-tipsnya:
  1. Luruskan niat belajar karena Allah SWT. Biar dapat pahala plus keberkahan, sob.
  2. STOP SKS alias Sistem Kebut Semalam. Yang gini nih bukan cuma bikin stress tapi bisa dipastikan bakal bikin kamu tergoda buat nyontek.
  3. Jadikan belajar sebagai habits. Meskipun cuma sejam sehari asalkan kontinu dan disiplin, insya Allah, bisa bikin kamu lebih siap menghadapi ujian dan ulangan. Yang pasti tanpa nyontek.
  4. Cari sahabat dalam takwa. Sahabat yang kaya gini yang siap dukung kamu buat taat sama Allah dan sama-sama menjauhi maksiat.
  5. Takut dosa. Ingat ya sob, dosa itu bikin hidup kita sengsara dunia dan akhirat. So, stay away from it, ya sob.


Sob, mengubah habits nyontek itu memang ga mudah, tapi bukan juga mustahil asalkan ada niat dan komitmen dari kita untuk berubah. Dan yang pasti, harus dimulai saat ini juga karena semakin lama maksiat itu dilakukan, akan semakin melekat dalam diri kita, dan semakin sulit untuk diubah. Jadi sob, it’s time to be smart without nyontek!.

Post a Comment

0 Comments