Jagoan yang HQQ

Oleh : Ratu Ashya




Sob, pernah dengar kata hqq..? Bahasa anak zaman now nih. Makin ada-ada ajah ya..? Hqq berasal dari kata hakiki dalam bahasa Indonesia dengan ejaan yang benar. Artinya menurut kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Benar, sebenarnya atau sesungguhnya. 
Okey, kita lanjut bahas Jagoan yang haqiqi yaa.. 



Jagoan yang haqiqi..? Jagoan yang hakiki itu jagoan yang seperti apa sih...? Apakah jagoan yang menang dalam sebuah perkelahian...?, atau jagoan yang memenangkan perdebatan yang unfaedah...? Kek nya bukan deeh.. Kuy, kita bahas disini yess.. jangan sampe kelewat biar kalian ga kudet.


Jagoan yang hakiki bukan orang yang menang dalam pertarungan, atau dia yang menang abis adu debat yang unfaedah apalagi sampe adu jotos. Ga banget. Jagoan hakiki adalah dia yang bisa mengontrol emosinya, yang bisa menahan diri saat dia bisa melawan, yang tetap tersenyum padahal dia mampu untuk membalikan kata-kata lawannya. Seperti yang tercantum dalam sebuah hadits berikut ini.


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ أنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَسَلَّم قَالَ (لَيْسَ الشَدِيْدُ بِالصُّرَعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيْدُ الَّذِيْ يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الغَضَبِ) متفق عليه
 

Artinya : Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda “Bukanlah orang yang kuat yang menang dalam pergulatan akan tetapi orang yang kuat ialah yang mampu menahan hawa nafsunya saat marah” (Muttafaqun ‘Aleih)



أنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَسَلَّم قَالَ لَيْسَ الشَدِيْدُ بِالصُّرَعَةِ


Bahwasannya Rasulullah SAW telah bersabda : Bukanlah orang yang kuat yang menang dalam pergulatan (bukanlah orang yang kuat, orang yang hebat dalam bertikai ia menang, kalau bergulat ia menang) kalimat Asyur’ah yaitu orang yang bergulat ia banting lawannya sehingga menang, sehingga dikatakan oleh Rasul SAW bukanlah orang yang hebat yang kuat yang menang dalam pertarungan.


إِنَّمَا الشَّدِيْدُ

Akan tetapi orang yang kuat, orang yang hebat itu adalah

 
الَّذِيْ يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الغَضَبِ


Yang bisa meredam emosinya ketika marah.


Jadi Sob, dalam hadits ini orang yang kuat bukanlah orang yang badannya besar, kekar sehingga kalau ia bergulat pasti menang, itu bukanlah orang hebat, kata Nabi SAW orang yang hebat ialah orang yang menang dalam menahan hawa nafsunya ketika marah. Mudah-mudahan kita bisa memperaktekkan hadits ini (amiinn). 



Karena yang namanya melawan hawa nafsu itu sangat sulit sebagaimana tadi kita dengar, apalagi menahan emosi, apalagi masih muda, jiwa muda semangatnya masih tinggi biasanya sulit menahan emosinya, kesinggung dikit marah, yang menyinggungnya masih sepadan sama dia diajak ribut, karna menurutnya yang kuat yang menang. Tetapi kata Nabi SAW, Nabi SAW kasih batesan “Orang yang hebat ialah orang yang bisa menahan amarahnya” (mudah-mudahan kita diberikan kekuatan oleh Allah SWT. Amiinn).


Nah, sekarang ngerti kan ya apa itu jagoan yang hakiki. So, jangan merasa hebat jika belum bisa menahan emosi, jangan merasa jadi jagoan jika belum bisa menahan amarah.


Selesaikan masalah dengan solusi cerdas tanpa kekerasan.  

 أنظر ما قال ولا تنظر من قال


"lihatlah apa yang dikatakan dan jangan lihat siapa yang mengatakan".

Post a Comment

0 Comments