Gak Perlu Nunggu Sempurna karena Hijrah itu Mudah*

Oleh: yuyunH2I (Komunitas revowriter)



Sobat, udah gak asing lagikan dengan kata hijrah. Hijrah menurut bahasa berpindah, berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain atau dari keadaan ke keadaan yang lain. Menjadi lebih baik lagi. Meninggalkan yang buruk. Sobat, hijrah itu mudah tidak harus menunggu kita khatam alquran dulu, walaupun baca qurannya masih blepotan, hati kita masih belum bener. Yakin deh, Allah nerima hijrah kita. Bener gaknya  gimana prosesnya. Prosesnya itu  dari ngaji, ngaji dan ngaji. Sob, Artis-artis idola saja yang mereka punya ketenaran. Fisik  ganteng, cantik mau pada hijrah. Mulai dari musisi, penyanyi, pemain sinetron, model dll. Ada teuku wisnu, peggy melati sukma, kartika putri, ada pedangdut yang bernama cinta penelope (Tribun.com) dan masih banyak lagi. Terus kita mau nunggu jadi artis dulu gitu, baru hijrah?. Jangan, pasti gak kuat. Modalnya gede hehe

Luruskan niat

Seseorang akan mendapatkan apa yang diniatkan. Nabi kita bersabda “Sesungguhnya amal perbuatan tergantung pada niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya maka ia akan mendapat pahala hijrah menuju Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang ingin diperolehnya  maka ia mendapatkan hal sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Tuhkan, siapa saja yang berhijrah dengan tujuan untuk memperoleh dunia atau karena seseorang, maka dia pun akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang dia niatkan. Hijrah itu mudah tapi kita pun perlu meluruskan niat. Kita hijrah karna siapa?
Apa karna ikut-ikutan trend? Supaya dianggap  kita ini sudah berubah menjadi baik. Niat itulah yang menentukan kita hijrah atau tidak. Hijrah ketika sudah menutup aurat tapi masih berstatus pacar, hijrah tapi tingkah laku masih jauh dari islam. Ketika kita hijrahnya karna satu hal maka yang kita dapatkan hanya 1 hal itu saja. Misal nih ya, niat hijrah kita itu karna seseorang maka yang didapatkan hanya itu saja tanpa pahala. Tapi ketika kita niat karna Allah sudah pasti kita akan mendapatkan pahala.

Dengan Ilmu

Hijrah itu bukan hanya sekedar merubah gaya hidup, merubah gaya pakaian atau merubah menampilan fisik kita, karna hijrah itu harus dengan ilmu. Perubahan yang semula tidak menutup aurat sampai akhirnya menutup aurat itu semua harus perlu ilmu. Karna hijrah yang sempurna itu ketika membekalinya dengan ilmu dan mempraktekannya dengan amal. Amal tanpa ilmu akan sia-sia. Pentingnya disini untuk menuntut ilmu. Allah mewajibkan menuntut ilmu bagi laki-laki dan perempuan tidak terbatas oleh usia. Mulai dari buaian sampai liang lahat.
 ”Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil Barr)"

Menuntut ilmu juga tidak terbatas oleh tempat. Selama masih bisa ditempuh dan ilmu yang dibolehkan oleh syariat. Tak terbayang zaman Rasull dulu transfortasi yang dipakai untuk menuntut ilmu hanya dengan menggunakan onta, kuda bahkan berjalan kaki. Sekarang Allah mudahkan. Banyak fasilitas yang bisa digunakan. Ketika pun harus menyebrang lautan, negara. Ada kapal laut, pesawat. Bahkan dari sebuah telphone genggam saja bisa kita gunakan.
Sobat, ilmu itu kunci kehidupan. Semua persoalan yang berkaitan dengan kehidupan, agama dan sesama. Ilmu itu berfungsi sebagai cahaya dan pemberi petunjuk kehidupan dunia dan akhirat. Biar berilmu #YukNgaji.

Istiqamah

Istiqamah atau konsisten. Kita akan kuat ketika istiqamah itu bersama. Bersama dengan orang-orang sholeh yang sama- sama sedang memperbaiki diri menjadi lebih baik. Karna istiqomah itu seumur hidup selama udara masih bisa kita hirup. Hijrah itu mudah maka istiqamahlah. ketika kamu bersama orang-orang yang soleh untuk saling menguatkan, menasehati. Menjalani proses istiqomah itu berat. Karna Allah akan memberikan krikil-krikil untuk menguji hambanya yang beriman, karna siapakah hijrahnya. Orang beriman pasti diuji dan pertolongan Allah amatlah dekat.
Allah Subhaanahu Wata'ala berfirman :
“Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk ke dalam surga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian?
Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam goncangan)
sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang bersamanya : Bilakah datang pertolongan Allah? Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah amatlah dekat.”
(QS. Al Baqarah : 214)

Apakah kita istiqomah ketika Allah memberikan ujian dan cobaan. Itu semua hanya mengharapkan ridhoNYa. Istiqamah itu jangan sendiri, harus bersama. Biar kuat. Gak perlu nunggu sempurna untuk berhijrah karna hijrah itu mudah.
Wallahu a'alam.

Post a Comment

0 Comments