Anggunlah Dengan Kidung Takwamu

Oleh: Andi Haerani, S.Pd (Pengurus I'M SMART dan Anggota Revowriter)



Jika engkau belum paham syariat, jangan tunda belajar untuk memahami. Jika kau belum tahu tentang syariat, jangan banyak memelas untuk tak mencari tahu.Pertanda orang yang sombong adalah tak mau menerima kebenaran dan menutup diri dari apa yang telah dibenarkan Allah. Memperdebatkan ayat-ayat Allah. Sehinggga yang demikian itu bisa menghalangi turunnya hidayah Allah terhadapmu.Hidup kita berdiri diatas dua pilihan. Tak ada yang lain. Mau taat atau maksiat. Jalan takwa atau fasik.Karenanya, sangat keterlaluan jika mereka yang taat agama di cap fundamental. Yang perjuangkan agama tertuduh sebagai radikal. Lantas ajaran Islam dikriminalisasi agar umat takut perdalam agamanya sendiri.    



Orang-orang barat hingga kini tak surut daya juangnya hingga mereka berhasil melihat kaum muslim hancur dan musnah keimanannya. Hal yang mereka paling takutkan adalah  ketakwaan kaum muslimin kembali menyala. Kita menyala, mereka padam. Ideologi mereka musnah!Generasi muda yang memiliki kobaran semangat menggebu-gebu dibuat tak cinta belajar ilmu agama.  Kesadaran dinihilkan agar jauh dari kidung ketakwaan. Jadilah semangat muda itu terhabiskan dengan berleh-leha terhadap perkara yang sia-sia.Sebab kalau sudah takwa, ukhuwah islamiah terlahir akan menjadi satu kekuatan sebagai ikatan paling kuat, tak tertandingkan.   


Maka dari itu tak henti pula pengemban dakwah menyuarakan Islam. mengajak orang kembali kepada Islam. Demi kidung ketakwaan yang semakin merdu dalam lantunan dzikir di tiap desah nafas perjuangannya. Yang jauh lebih indah dari kicauan para penista agama dan miskin toleransi.Hingga  tetes darah penghabisan. Mari terus menyalakan daya juang seterang yang kita bisa. Hingga Allah panggil kita waktunya pulang. Kita menang atau lebih unggul . Hidup mulia atau syahid di jalan-Nya. Tak ada kekalahan dan bagimu hanya ada kemenangan. Demikianlah keanggunan dalam kidung ketakwaan.

Post a Comment

0 Comments