Aku Belajar Syariat

Oleh : Nuril Izzati (Anggota Komunitas Revowriter)



Aku memang belum paham syariat
Karena sejak dalam buaian, sekulerisme telah menjerat
Jauhkan umat dari agamanya yang penuh rahmat
Butakan mata pada sesuatu yang jelas terlihat
Juga tulikan telinga dari keindahan ayat demi ayat

Aku memang belum paham syariat
Karena saat aku kecil, liberalisme telah mencengkram erat
Hingga aku tak tahu mana yang mengantarkanku kepada rahmat
Dan mana yang justru membuatku jadi tambah melarat
Liberalisme memang pandai bermain tipu muslihat

Aku memang belum paham syariat
Karena sampai aku dewasa, hedonisme telah menancap kuat
Hingga berani membuang jauh syariat
Dan menggantinya dengan sesuatu yang terlihat manfaat
Padahal manusia tak tahu kebaikan hakiki yang kadang tersirat

Aku memang belum paham syariat
Karena ternyata sejak Islam dahulu sekarat
Kapitalisme langsung merebut tongkat 
Tongkat kekuasaan Islam yang terbentang dari Timur hingga Barat
Tapi kini bahkan ia tak bisa melawan saat didebat

Namun alhamdulillah, setelah aku belajar ayat demi ayat

Kini aku mulai paham syariat
Bahwa konde atau apapun yang mengumbar aurat
Walau ia cantik dan indah saat dilihat
Sejatinya hanya menghantarkan pada kesengsaraan di akhirat

Kini aku mulai paham syariat
Bahwa kidung atau lantunan apapun yang seolah elok dan memikat
Ia tidak lebih nikmat dari lantunan-lantunan ayat
Dan tidak lebih merdu dari panggilan adzan dari Sang Pemberi Nikmat

Kini aku mulai paham syariat
Bahwa menjadi cantik, berbudi, kreatif dan sehat
Tidak bernilai apa-apa bila tak dibarengi taat
Karena hanya dengan ketaatan pada-Nya yang mampu selamatkan kita di akhirat

Post a Comment

0 Comments