Friday, March 23, 2018

Tak Terlihat Bukan Berarti Tidak Ada

Oleh: Rahmiani. Tiflen, Skep
Revowriter Papua Barat & Praktisi Kesehatan



Bagaimana ya sekiranya kita mengetahui jika di tubuh kita ini ada makluk lain yang hidup dan berketurunan dengan leluasa? Apalagi jika makhluk itu hidup di wajah kita. Oh, no!


Mereka makan, berkembang biak dan akhirnya mati. Sebelum kita lari ke kamar mandi dan membersihkan wajah. Dan yang paling penting adalah, kita harus tahu bahwa ternyata makhluk-makhluk mikroskopis itu tidak membahayakan nyawa sama sekali.


Nah, kira-kira seperti apa ya mereka itu? Lets chek this out. Ternyata, mereka itu adalah dari golongan renik berjenis tungau. Dan ajaibnya dapat hidup di wajah kita lho gaes. Yang pertama disebut dengan Demodex folliculorum dan kedua adalah D. Brevis. 


Mereka ini adalah golongan hewan arthropoda. Atau biasa juga dikelompokkan sebagai hewan yang masuk katagori bersendi, berkaki seperti kepiting dan serangga. Kerabat terdekat mereka adalah laba-laba dan kutu.


Nah, untuk yang berjenis tungau Demodex. Ia memiliki delapan kaki pendek dan gemuk di dekat kepalanya lho gaes. Tubuhnya pun memanjang, mirip seperti cacing. Jika dilihat dibawah mikroskop. Tampak sekali mereka sedang berenang-renang di minyak yang berada di wajah kita. Dan sangat cepat. Gimana, hebat kan.? 



Kemudian untuk jenis tungau Demodex. Ia tinggal di dalam pori-pori kulit dan folikel rambut kita lho gaes. Sedangkan untuk jenis yang kedua, yaitu D.brevis. Ia lebih suka menetap di tempat yang lebih dalam lagi yaitu di kelenjar sebaceous.


Atau dengan kata lain. Kelenjar mikroskopik yang berada tepat di bawah kulit yang mengeluarkan minyak. Selain di wajah. Ternyata tungau-tunggu itu pun dapat ditemukan di daerah tubuh kita yang lain. Diantaranya termasuk area genital dan dada.


Nah, gaes. Dengan mengetahui bahwa ada jasad renik kecil yang hidup di bagian tubuh kita serta menyerap nutrisi darinya. Berkembang biak hingga kembali mati dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini seharusnya membuat keimanan kita semakin bertambah.


Mengapa demikian? Sebagaimana Al-quran memberikan penjelasan kepada kita, tentang tanda-tanda kebesaran Allah. Diantaranya adalah; Allah SWT berfirman:

إِنَّ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلٰفِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَءَايٰتٍ لِّأُولِى الْأَلْبٰبِ


"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal," (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 190)


Kemudian di surah yang lainnya. Allah SWT berfirman:Allah SWT berfirman:


أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ وَإِلَى السَّمَآءِ كَيْفَ رُفِعَتْ وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ


"Maka tidaklah mereka memerhatikan unta, bagaimana diciptakan? Dan langit, bagaimana ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?" (QS. Al-Ghasyiyah 88: Ayat 17-20)


Dan masih banyak lagi ayat-ayat serupa lainnya, yang mengajak manusia untuk memperhatikan benda-benda, baik yang ada di alam maupun yang ada di sekeliling kita. Termasuk adanya kehidupan jasad renik di tubuh kita.


Sehingga dengan demikian, iman kita kepada Allah SWT menjadi iman yang benar-benar mantap. Dan juga berakar pada akal dan bukti yang nyata. 


Terlalu sempurna dan sangat mustahil. Jika jasad renik kecil yang hidup di wajah kita ini, muncul dengan sendirinya dan tiba-tiba tanpa ada yang menciptakannya. 


Dengan demikian, jika kita mau sedikit saja berpikir tentang tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu wa ta'ala. Maka kita akan menemukan jalan untuk senantiasa tunduk dan patuh pada setiap perintahNya serta menjauhi segala laranganNya.

Wallahu a'lam bis showab 

Kaimana, 22 Maret 2018

Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!