Remaja Zaman Now Salah Maknai Gaul; Yuk Gaul Islami!




Oleh : Nawfa Andini ( Pemerhati Remaja dan Anggota Komunitas Revowriter)

 
Bro and Sist, apa yang ada dibenak kalian saat mendengar kata 'gaul' ? Atau definisi gaul menurutmu seperti apa? Hm, kalau boleh bertanya,  kamu sudah merasa gaul-kah? Kalau jawabannya belum, kamu harus melakukan apa dulu biar bisa disebut 'anak gaul' ? Dan kalau jawabannya sudah, kamu merasa sudah melakukan apa sehingga kamu layak disebut 'anak gaul' ? Nah, bingung nggak? Hehe. So, sebenarnya apa sih 'gaul' itu ? 

Searching mbah gugel dengan keyword 'gaul', muncul definisi gaul dengan mengarah pada tingkah polah para remaja zaman now. Istilah 'gaya kekinian' adalah mereka yang terkatagori  layak disebut anak gaul. Entah dari gaya penampilan yang mengikuti tren, gaya bicara khas alayers, atau pergaulan dalam konteks kekinian macam nongki alias nongkrong bareng teman, pacar atau gebetan. Pun demikian, definisi 'gaul' versi kebanyakan remaja sekarang, mengasumsikan kalau gaul itu adalah yang serba kekinian. So guys, gaul versimu seperti apa? 

 Predikat Gaul Ajang Eksistensi Diri

'Anak gaul' seolah menjadi predikat tertinggi yang harus dikejar oleh kebanyakan remaja zaman now. Mereka bangga tatkala ada yang menisbatkan pada mereka kalau 'Elo anak gaul bro'. Sehingga remaja rela melakukan apapun hanya demi ingin disebut 'anak gaul'. Sebaliknya, mereka yang ngga mengikuti tren kekinian, dianggap norak, kolot atau kampungan. Betul atau betul ?
Istilah gaul yang mereka kejar sebetulnya adalah bagian untuk memenuhi gharizah baqo (naluri mempertahankan atau eksistensi diri). Beragam cara yang mereka lakukan untuk memenuhi naluri baqo ini. Remaja identik dengan rasa keingintahuan yang tinggi, ditambah emosi yang masih labil plus pemahaman yang masih minim, banyak remaja yang awalnya hanya sekedar coba-coba justru terjerumus pada pergaulan bebas. 

Atasnama Gaul

Remaja rela melakukan apapun asal diberi predikat 'gue anak gaul bro'. Mereka rela hanya demi ingin disebut anak gaul, kehormatannya berkeliaran tak dijaga. Nongkrong sampai larut malam. Pacaran menjadi gaya hidupnya. Yang ngga pacaran dianggap ngga gaul. Campur baur laki-laki dan perempuan, dan seterusnya. Ada lagi sampai berani melawan orangtuanya. Bahkan sampai mencampakan syariah Allah. Naudzubillah.

Ini akibat dari sistem penerapan sekuler (memisahkan agama dari kehidupan). Jadilah remaja nihil pemahaman tentang makna pergaulan yang benar dalam Islam itu seperti apa. Sistem sekuler hanya melahirkan bibit amoral. Tak elak survei angka penyimpangan remaja semakin menggunung. Lagi, ini sebab diterapkannya sistem rusak yakni sistem sekularisme liberal. 

Mengikat Makna Gaul 

Arti kata gaul menurut KBBI adalah "hidup berteman (bersahabat)". Dua orang yang hidup berteman tidak mungkin keduanya sama -sama berdiam diri. Artinya adalah adanya interaksi. Jadi,  gaul itu adalah berinteraksi.

So guys, kita harus merubah mindset kita kalau gaul itu bukan melulu soal kekinian. Tapi gaul itu adalah berinteraksi dengan sesama. Catet! Tapi eits tunggu dulu, interaksi / pergaulan yang seperti apa yang shohih / benar menurut Islam? 

Islam adalah agama yang sempurna mengatur segala aspek kehidupan. Islam tak mengenal istilah pergaulan bebas. Dalam Islam pergaulan ada aturannya. Kamu wajib tahu akan pentingnya batasan pergaulan menurut Islam. Cekidot guys! 

1. No Ikhtilat! 

Ikhtilat adalah campur baur laki-laki dan perempuan. Kehidupan laki-laki dan perempuan itu sejatinya terpisah. Kecuali empat hal : pendidikan, muamalah, kesehatan, kendaraan. Nah selain keempat hal itu, kita ngga boleh ikhtilat guys. So, sekarang rubah yuk mindset kita. Bahwa mereka yang menjaga interaksinya dengan tidak ikhtilat adalah mereka remaja gaul. 

2. No Khalwat! 

Khalwat adalah berdua-duan dengan lawan jenis alias pacaran. Nah nah, nampaknya ini sudah dianggap hal wajar ya guys. Padahal aktivitas ini salahsatu yang Allah dan RasulNya benci. Huuaa. Mulai sekarang, yuk kita rubah persepsi kita bahwa, mereka para aktivis pacaran justru mereka remaja yang norak! Mereka yang ngga tahu aturan dan ngga mau diatur. Right, mereka itulah sejatinya yang ngga gaul. Mereka ngga update pemikiran. Pemikiran mereka yang terbelenggu oleh hawa nafsunya. So, guys catet dengan rapi bahwa pacaran adalah aktivitas haram. So, say NO to pacaran! Jadilah Single before akad! Jomlo fii sabilillah adalah pilihan tepat. 

3. Tutup Auratmu! 

Menutup aurat adalah kewajiban untuk laki-laki dan perempuan. Batasan aurat sudah pada tahu kan ya? Yaps. Batasan aurat laki-laki adalah dari pusar sampai lutut. Batasan aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
Untuk perempuan tutuplah auratmu dengan sempurna. Pakai khimar (silakan cek an-nur : 31) dan jilbab (al ahzab : 59).

Guys, yang belum menutup aurat. Tutuplah segera! Karena  itu perintah Allah. Kita tak punya alasan untuk tak menutupnya. Yang sudah menutup aurat, sempurnakanlah dengan jilbab dan khimar. Rumus hijab adalah jilbab + khimar + kaos kaki - tabarruj = hijab syar'i.
Yuk, hijab tanpa nanti taat tanpa tapi! Mari berhijab syar'i!

4. Yuk Ngaji ! 

Nah ini nih, datangi majlis-majlis ilmu guys. Ngaji Islam kaffah adalah solusi tuntus buat kamu yang ingin berubah atau hijrah menuju ke hal yang lebih baik menurut Islam. Ngaji Islam kaffah akan mengikatmu pada koridor syariat. Disanalah kamu akan temukan teman-teman satu visi dan misi mendekatkan diri pada Rabb pencipta semesta. Meletakan cinta yang paling tinggi adalah saat kita mencintai Allah dan RasulNya. Teman-teman hijrahmu akan selalu mengingatkanmu dalam kesabaran dan ketaatan. #IniBaruGaul.
Wa'allahu a'lam bishowab.

Post a Comment

0 Comments