Remaja Zaman Now, Ngak Hijrah, Ngak keren!


Oleh: Minah, S.Pd.I
(Pengajar/ Praktisi Anak dan Remaja, Anggota Komunitas Revowriter)


Remaja now banyak yang sudah tidak punya rasa malu. Paha diobral bahkan gratis, padahal paha ayam saja berbayar. Tubuhnya yang indah dipamerkan, mengundang kejahatan bahkan pacaran dilakukan di tempat umum. Lakukan maksiat saja kog pamer. Ngak takut dosa? Belum lagi fenomena anak muda yang kehilangan jati dirinya. Hanya karena ingin hidup bersenang-senang di dunia tanpa memikirkan kehidupan akhirat. Waktu digunakan hanya untuk foya-foya, gaul bebas, mengumbar aurat, pacaran, sek bebas hingga aborsi, tawuran bahkan terjebak narkoba. Adalagi remaja yang sudah tak hormat lagi dengan orang tua maupun gurunya, nggak sholat dll. Miris lihat kondisi remaja now. 


Sobat remaja, tahu nggak apa bedanya manusia dan hewan? Hmm… pasti secara fisik kamu pasti tahu bedanya. Bener nggak? Lah… secara Manusia lebih sempurna daripada hewan. Bahkan manusiapun Allah beri karunia berupa akal. Yang nantinya akal inilah yang akan mampu membuat mereka untuk berpikir. Berpikir baik or buruk.

Kalau hewan, jika dia mau keluar dari kandangnya, atau mau melanjutkan keturunannya, hewan tersebut nggak akan malu jika dia melakukan di jalanan, atau ditempat keramaaian. Bahkan dia nggak malu jika nggak pakai baju. Hmm… karena hewan nggak punya akal sehingga nggak punya malu jadi wajarlah. Yang nggak wajar itu jika manusia yang ngak tahu malu.


Namun, banyak para remaja yang mengumbar auratnya dimana-mana, berpakaian yang super mini, yang sejatinya dipakai dalam kamarnya, tetapi dia memakainya di depan umum, nggak ada rasa malu saat mengumbar aurat. Sehingga jangan heran jika terjadi pergaulan bebas. Miris! Padahal dia mempunyai akal. Yang dengan akal itulah yang nantinya bisa membedakan baik atau buruk dibarengi dengan Ilmu. Sehingga dia akan merasa malu jika membuka aurat di depan umum. Akan tetapi, mereka akan disamakan dengan hewan jika nggak menggunakan akalnya. Simak nih firman Allah.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahannam itu kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai quIub, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayatayat Allah), mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat (kebenaran dan kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar (ayatayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orangorang yang lalai.”(QS alAraf [7]: 179).


Wahh… parahkan, jika nggak mau nurut pada aturan Allah, kudu disamakan dengan hewan bahkan lebih sesat dari binatang. Astaghfirullah. Nah, coba deh kalau kamu di olok hewan yang menjijikkan, pastinya kamu marah atau nggak suka, tapi dalil ayat di atas sudah sangat jelas bisa dikatakn lebih sesat lagi daripada binatang jika nggak mau menggunakan akalnya untuk berbuat kebaikan dengan taat pada aturan Allah.


Ini dikarenakan karena kamu belum menemukan jati dirimu yang sebenarnya. Mari kita renungkan. Jika hidup itu diibaratkan perjalanan, maka pasti membutuhkan tempat dan tujuan. Coba deh bayangkan kalau perjalanan tanpa tujuan? Yang ada malah kebingungan bahkan bisa tersesat. Oleh karena itu, harus tahu arah dan tujuan hidup kita, agar kita tidak tersesat dalam kehidupan ini. Untuk tahu maka dibutuhkan ilmu, yuk ngaji. Dengan ngaji or menuntut ilmu, pasti kamu akan tahu bagaimana menjalani kehidupan yang benar. Kamu akan terus berusaha untuk menjadi manusia yang seutuhnya, tidak berjalan semaunya maupun bersenang-senang semata. Tapi, akan berjalan sesuai arah dan tujuan yang benar yakni berpegang dengan aturan yang ada di dalam Islam.


Oleh karena itu sobat remaja, kamu kudu hijrah. Remaja zaman now saatnya hijrah, ngak hijrah, ngak keren! Kenapa harus hijrah? Waktu itu akan terus berjalan, nggak akan bisa ditarik mundur, kita nggak mau jika yang terjadi adanya penyesalan. Yang masih maksiat segera bertaubat, yuk saatnya hijrah. Hijrah kearah yang baik. harus ada langkah untuk berubah menjadi pribadi yang bertakwa.
 
Hijrah adalah taubat untuk meninggalkan segala dosa-dosa, hijrah adalah meninggalkan dan menjauhi keburukan untuk mencari, mencintai dan mendapatkan kebaikan. Berhijrah untuk menjadi pribadi yang lebih taat yakni menjadi sholeh sholehah.

“Seorang muslim adalah orang yang menjadikan muslim lain selamat dari lisan dan tangannya. Seorang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa saja yang dilarang oleh Allah.” (HR Bukhari, Abu Daud, Nasai, Ahmad, Hakim, Ibn Hibban & Humaidi)


Dan jika sudah berhijrah, berniatlah dengan semata-mata ingin mendapatkan ridho Allah, bertaubat atas perbuatan yang telah diperbuat saat melanggar aturan Allah. Berusaha untuk tidak melakukan dosa-dosa. Dan senantiasa istiqomah dalam hijrahnya. Semakin mendekatkan diri kepada Allah, berakidah Islam, menjaga pergaulan, menutup aurat, rajin sholat, rajin menuntut ilmu Islam dan amalan-amalan yang lain hendaklah dijalankan.


Sobat, segala apa yang kita lakukan di dunia ini akan diminta pertanggungjawaban di hadapanNya. Maka takutlah dan malu lah jika kita berbuat sesuatu yang melanggar aturan Allah. “Tiap-tiap diri bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya” (QS. Al-Mudatstsir:38)


Allah senantiasa melihat kita. Dan buatlah Allah ridha dengan segala apa yang kita lakukan. Jangan pernah sekalipun membuat Allah murka. Dan murka Allah akan bisa dicegah ketika kita STOP Maksiat ! menjadikan diri kita hamba yang semakin taat kepadaNya. Tunduk dan patuh kepada aturan Allah. Yuk bersegera dalam taat dan ampunanNya. Yuk Hijrah!


“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa“ (TQS. Ali-Iimran :133)


So, tak ada kata terlambat untuk hijrah, remaja zaman now, kalau nggak hijrah nggak keren deh, yuk saatnya hijrah, saatnya kita untuk tunduk dan taat kepada Allah, senantiasa menjalankan perintahNya dan menjauhi larangaNya. Mau Surga? Yuk taat! Yuk tinggalkan maksiat! 

Post a Comment

0 Comments