Wednesday, March 14, 2018

Remaja Bicara Cinta





Oleh: Minah, S.Pd.I
(Pengajar/Praktisi Remaja, Anggota Komunitas Revowriter)

Remaja now nggak kenal cinta? Yang bener? Anak SD saja tahu tentang itu. Hmm… parah ya.. aku mah ketika SD nggak kenal tuh cinta-cintaan. Heee… Maklum bintang kelas yang dikejar hanya prestasi. Hihi. Lah… anak SD sekarang saja tahu tuh cinta. Tapi cintaan apaan dulu? nggak SD, SMP, SMA ngerti saja tentang cinta. Padahal nih ya… sekolah itu harus rajin belajar bukan malah mengekspresikan cintanya. Huff.

By the way, apa kata remaja tentang cinta? Aku jadi teringat, saat ngajar anak SMP, kebetulan saat itu temanya tentang cinta. Huuuuu, anak-anak pada senyum-senyum tuh. Sebut kata “CINTA” ada yang merah wajahnya, senyum-senyum, belum lagi yang salah tingkah. Wehhhh ada apa kah dengan cinta? Akhirnya aku membuka pertanyaaan. Cinta itu apa ya?

Hmm… ada yang menjawab dan ada yang hanya senyum-senyum. Katanya cinta itu rasa suka, sayang dan buat hati klepek-klepek, heee…. Kalau dilihat cinta juga berupa singkatan ya… cerita indah namun tiada akhir, ada juga yang bilang cinta insan tertimpa duka.

Cinta adalah perasaan terdalam dari lubuk hati kita tentang kasih-sayang, Cinta adalah bunga indah yang bikin hidup lebih hidup. Cinta merupakan anugerah terindah dalam hidup manusia untuk saling mengasihi. Cinta adalah kekuatan yang bisa mengalahkan segalanya. Hmm… Cinta bisa membuat bahagia, tapi juga sedih luar biasa: tertawa sekaligus menangis. Itulah ungkapan remaja.

Cinta atau bahasa kerennya al hubb, merupakan lawan dari benci. Kecenderungan alami pada sesuatu yang lezat, enak, nyaman, suka dan senang. Kalau menurut (KKBI) Cinta adalah rasa suka, sayang, terpikat, ingin, rindu, pengharapan, sedih dan ingat.

            So, “ Cinta adalah kecendrungan dan rasa; baik rasa suka, sayang, terpikat, ingin, rindu, pengharapan, sedih dan ingat dari pecinta kepada yang di cintai “

Berbicara tentang cinta nggak ada habisnya dikalangan remaja. Semua pasti mengetahui akan hal itu. Namun bagaimana caranya agar cinta itu nggak terjerumus ke arah yang salah. Berbicara tentang cinta adalah sesuatu yang terkait dengan rasa, tidak dapat dilihat oleh mata, hanya saja tanda-tandanya yang bisa disaksikan. Cinta jika tertanam didalam dada, pasti sekuat tenaga ingin meraih yang dicintainya.

Kenapa ada cinta? Karena cinta adalah anugerah dari Allah SWT. Manusia memiliki ghorizatun na’u (naluri melangsungkan keturunan), yang nantinya dengan naluri ini, maka manusia ada rasa tertarik terhadap lawan jenis. Jadi, perasaan cinta itu wajar dimiliki oleh manusia karena adanya ghorizah na’u. Walaupun ada rasa terhadap lawan jenis, harus berhati-hati dalam menyalurkan rasa itu,  jika menyalurkan rasa itu dengan benar maka akan mendapatkan kebahagiaan, jika salah maka akan menimbulkan kerusakan.

So, jika ada rasa cinta terhadap lawan jenis, apalagi anak remaja maka nggak boleh disalurkan dengan pacaran. Karena pacaran itu dosa, tidak ada didalam Islam, yang ada malah kemaksiatan yang terjadi. Banyak anak remaja sekarang yang mengaplikasikan rasa cintanya dengan pacaran, akhirnya maksiat dilakukan. Awalnya hanya minjem buku, chattingan, jalan bareng, berduaan hingga kebablasan berujung hamil bahkan parahnya melakukan aborsi. Menggugurkan bayinya karena hubunga terlarang. Astaghfirullah.

Sudah sangat jelas sekali dalam firman Allah yang artinya: “ Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra:32).

Nah, jadi kudu hati-hati ya agar tak terjerumus kedalam lembah kemaksiatan. Menyalurkan rasa sukanya dalam bingkai pernikahan. Kalau belum sanggup nikah, maka berpuasalah. Namun, agar cinta itu tak membuat sengsara maka simak nih tipsnya. Heee… apa tipsnya?

Tips Agar Cinta Tidak Membawa Sengsara 

Rajin Ibadah yang sungguh-sungguh,  batasi pergaulan dengan lawan jenis (berinteraksi jika perlu dan dibolehkan syara’), bersikap wajar dan tegas dalam pergaulan, jangan mudah terpesona dan tebar pesona, jangan mudah GR dengan pujian, Jangan suka lirik – lirik meski ada kesempatan, Jangan isi waktu luang dengan lamunan, obrolan, bacaan cinta dll, Isi waktu luang dengan belajar, mengkaji Islam, bisnis dan aktivitas Islami, carilah teman bergaul yang sholeh, tingkatkan pemahaman dan amal Islam, jangan merasa sok siap nikah (jika memang belum siap), Menikah jika mampu, jika belum mampu, berpuasalah dengan sungguh – sungguh dan menjaga hati.

So, semoga tips diatas beramanfaat ya. Emang jika berbicara tentang cinta, nggak ada habisnya. Namun, jika rasa cinta ada pada diri maka salurkanlah dengan benar agar kebahagiaan hakiki kita dapatkan. Dan agar cintanya nggak membawa sengsara, maka tips diatas diperhatikan dan dilakukan. Cukup cinta dalam hati dan berdoa kepada Allah agar mampu menata hati dan terus mendekatkan diri kepada Allah. tunduk dan taat kepadaNya.






Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!