Sunday, March 18, 2018

Bukan Hanya Pejuang Jempol



Oleh : Yulia Elisa


Hai kamu, iya kamu!. Yang mengaku diri sebagai remaja Islam yang bergerak dalam perjuangan menjadi Agent of change. Apa sih tujuan kamu berada dalam barisan dakwah ini?. Sudah didetaili belum motivasi sesungguhnya?. Apa sih yang terbersit dalam pikiran kalau mendengar atau membaca kata "pejuang"?...Yap, betul sekali pejuang adalah seseorang yang berusaha atau berjuang mewujudkan setiap mimpi dalam kehidupannya. Namun menjadi pejuang yang bagaimana itu ada pilihan ditangan kita.

Sebagian orang akan setuju bahwa mengacungkan jempol memiliki arti yang baik di dunia nyata maupun di dunia Maya. Dengan emoticon jempol bermakna apreasiasi atas apa yang kita lakukan yang bersifat positif. Namun juga bisa bersifat negatif kalau tidak berhati-hati dalam menyikapinya. Bahkan  dengan hanya satu jempol bisa membuat bete, Baper bahkan dalam hal ibadah pun bisa sia-sia hanya gara-gara jempol tersebut.

 juga dengan aktivitas tulis menulis menyebar dakwah jangan sampai karena tidak dikomentari bahkan terlewat memberi jempol akhirnya semangat kendor.
Yuk ah berkaca lagi jangan-jangan virus jempol juga berjangkit dalam diri sehingga mempengaruhi mood dan niat yang katanya ingin menyeru (dakwah) demi agama lewat tulisan namun ternoda sia-sia.
.
1. Luruskan niat

Segala sesuatu bergantung dari niatnya. Perbuatan baik harus di barengi niat yang baik pula. Jangan sampai apa yang dilakukan hanya ingin dapet  apresiasi jempol lah, biar banyak followerlah,  biar eksislah. Diapresiasi oleh orang lain memang tidak ada salahnya namun kalau sudah mempengaruhi niat kita nah ini bisa berbahaya.

Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda :
"Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR Bukhari dan Muslim)
.
Jadi niat itu penting banget ya sob. Yuk ah! Luruskan niat mulai sekarang karena niat juga bisa membedakan tujuan seseorang dalam hal ibadah karena Allah SWT atau karena hal selainnya.
.
2. Fokus pada tujuan

Setiap manusia yang memiliki tujuan yang jelas pasti arah jalan hidupnya terarah, berbeda dengan yang tidak memiliki tujuan akan terus membebek tanpa memiliki peta kehidupan seperti orang tak tau arah dan tersesat. Syukur kalau tersesat dalam kebaikan, nah kalau tersesat dalam maksiat ih nauzubillah.

Salah satu kenapa kebanyakan manusia tidak dapat meraih tujuan karena kurangnya menjaga fokus padahal fokus tersebut sangatlah penting untuk mendapat hasil sebaik mungkin.dengan fokus maka menyatukan energi yang berantakan menjadi terarah ke suatu titik hingga menghasilkan energi yang dahsyat.
.
3. Berdoa

Doa adalah senjatanya kaum muslimin so berdoalah dengan sungguh-sungguh agar kita bisa melahirkan karya tulis yang bisa menjadikan amal jariah dan agar terhindar dari bisikan-bisikan syetan yang mempengaruhi niat baik menebar dakwah menjadi sia-sia Dimata Allah SWT.
Jadi jangan sampai kita terkena demam virus   yang hanya jadi pejuang jempol namun tidak mendapatkan apa-apa disisi Allah SWT. Wallahu 'alam


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!