SQUAD



Oleh : Novita Sari Gunawan


Everybody has their own squad, begitulah kira-kira jika kita melihat interaksi sosial yang ada di sekitar kita. Apa sih squad? Itu lho istilah yang lagi ngetrend di jaman now. Sekelompok individu yang terikat persahabatan karena kesamaan latar belakang, biasanya mereka terlihat sering melakukan aktivitas bersama. Yang sebelumnya lebih dikenal dengan sebutan Genk. 

Kalau ingat dari sejak sekolah dulu juga saya punya squad. Ditanya alasannya, karena ingin terlihat keren, ngeksis, punya identitas gitu. Tolak ukur kita gaul atau kurang gaul dilihat dari kita punya squad apa nggak. Selain alasan itu, seneng punya temen-temen yang solid. Mereka seperti keluarga kedua yang ngerti banget perasaan kita, tempat berbagi keluh kesah, tau luar dalam lah istilahnya.

Bagaikan magnet yang saling tarik menarik, sudah alamiahnya seseorang ketika berkumpul dengan yang lainnya merasa asyik kemudian jadi klik, ditambah dengan kesamaan latar belakang seperti sama-sama anak orang kaya, sama-sama cantik, sama-sama pintar, punya hobi yang sama dan masih banyak faktor lainnya. Hal itu semakin menguatkan ikatan emosional yang ada diantara mereka.

Bagaimana sih seharusnya kita membina persahabatan? Sebuah persahabatan sejatinya murni terjalin di jalan Allah. Saling mencintai karena Allah. Karena jika hanya mengandalkan punya latar belakang yang sama seperti contoh tadi, apalagi hanya mengandalkan keuntungan dari persahabatan kita maka sifatnya hanya sementara dan mudah saja itu semua sirna.

Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, ‘Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali per-lindungan-Ku.” (HR. Muslim). Dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, “Wajib untuk mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku.” (HR. Ahmad).

Dari hadits-hadits diatas, kita lihat betapa Allah memuliakan orang-orang yang berkumpul dan saling mencintai karena Allah, bukan karena selainnya. Keimanan kepada Allah lah satu-satunya alasan yang menyatukan hati-hati mereka. Allah bahkan mencintai kita karena itu dan menjamin akan melindungi kita di hari kiamat sebagaimana kita saling melindungi satu sama lain di dunia dalam ketaatan terhadap Allah. Persahabatan seperti ini lah yang sejati dan tak mudah usai, bahkan kekal hingga di akhirat nanti. Semoga kelak kita akan berkumpul bersama orang-orang yang kita cintai karena Allah di Syurga-Nya yang seluas langit dan bumi.

Novita Sari Gunawan, novita.sari@gmail.com
Pegiat Komunitas Media Suara Muslimah.
Aktif Berkontribusi dalam Pemberdayaan SDM Remaja Muslimah.

Post a Comment

0 Comments