Menikmati Ujian Dengan Sabar


Oleh: Minah, S.Pd.I (Pengajar/Praktisi Anak dan Remaja, Anggota Komunitas Revowriter) 


Ada yang bilang, dia ingin hidup bahagia, memiliki wajah yang cantik, kaya raya, foya-foya dan meninggal mau masuk surga. Wah... enak banget. ☺  


By the way, emang kita hidup ini untuk apa sih? Apakah ingin hidup bahagia tanpa masalah? Waduh enak banget tuh… hidup tidak semudah itu loh... kenapa? Karena dalam kehidupan akan ada ujian yang harus kita hadapi. 


Simak nih firman Allah. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan macam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al- Baqarah: 214). 


Kita hidup di dunia pastilah akan ada ujian yang akan terus menghampiri diri kita, nggak mungkin hidup kita mulus-mulus saja, tapi pasti akan ada ujian yang berdatangan. 


Tanpa ujian dan cobaan, ibarat sayur tanpa garam, hambar rasanya. Oleh karena itu, hidup butuh bumbu-bumbu agar hidup terasa indah, apa bumbu itu? Yaitu ujian dan cobaan. 


Ujian itu banyak, baik ujian dalam keluarga, ujian di lingkungan sekitar atau masyarakat, ujian di sekolah, de el el. Ujian itu akan terus ada, namun itu semua akan bisa kita hadapi dengan sabar dan cari solusi penyelesaiannya. 


“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan ( kepada Allah ) dengan sabar dan (mengerjakan) sholat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153). 


Kesenangan dan kesusahan yang kita alami adalah cobaan dari Allah bahkan kehidupan dunia ini semuanya adalah cobaan. 


Agar mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat, maka setiap Muslim harus memahami hakekat kehidupan dunia ini dan mengambil bekal utama dalam menjalaninya, di antara bekal tersebut adalah sikap sabar. 


Sabar mempunyai kedudukan yang agung dalam agama Islam, bahkan semua urusan agama.   


Kita harus memiliki sikap sabar, yakni sabar dalam dalam menjalankan perintah Allah SWT, Sabar dalam menjauhi larangan-Nya, Sabar dalam menghadapi musibah yang dihadapi. 

Orang yang bersabar dialah yang beruntung, karena dia telah melaksanakan ketaatan kepada Allah dan mengharapkan balasan dariNya. 


Sabar adalah ketika kita mengatakan yang hak dan melaksanakannya. Siap menanggung resiko penderitaan di jalan Allah karena mengatakan dan mengamalkan kebenaran. Sabar yang telah dijadikan Allah sebagai buah dari ketakwaan. 


“Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik” ( QS. Yusuf : 90). 


Sabar terhadap cobaan adalah sesuatu yang akan menuntun menuju sikap konsisten, bukan sikap yang labil. Sabar akan mendorong kita agar senantiasa berpegang teguh pada Kitab Allah. Dengan bersabar maka akan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah. .


Oleh karena itu, hendaklah kita mempunyai sikap sabar dalam menghadapi segala ujian dan cobaan, Karena Allah bersama orang-orang yang sabar. 


Dan tak lupa, jika kita diberi ujian oleh Allah, kita harus selalu mendekatkan diri kepada Allah dan berdoa agar selalu diberi kesabaran serta mampu menyelesaikan ujian tersebut dengan mencari solusinya dalam Islam. 

#NulisYuk 
#Revowriter 
#MengubahDuniaDenganPena #MenulisUntukDakwah  

Post a Comment

0 Comments