Islam Will be Rise

Oleh : Dyah Pertiwi

Semenjak kelahiranya Islam tak pernah absen dalam laga pertarungan  melawan ke kufur-an . Islam slalu jadi pemeran utama dalam kancah politik dunia. 
Setelah berdirinya Negara Khilafah dan di terapkanya islam sebagai sistem peraturan negara di madinah. Islam semakin  menunjukan taringnya. 7 tahun setelah Hijrah Islam mendapat penolakan dakwah yang cukup membuat Kekasih Allah marah dengan sikap kaisar heraklius yang merobek robek surat dan menyalib utusan nya (pengirim surat)

Setahun berikutnya Rasulullah mengobarkan semangat perang Mu'tah kepada kaum muslimin dengan membawa 3000 pasukan untuk melawan 200.000 pasukan sekutu

Perang ini tercatat dalam hadist Rasulullah... Sebab Rasul memilih 3 panglima untuk memimpin jihad .
Perang ini menjadikan islam semakin menggaung di dunia, sebab negara kecil dengan berani nya melawan negara adidaya Roma.

Saat ini pun Islam memang tak pernah absen dalam laga pertarungan . Sejarah lagi lagi terulang . Meski Islam kehilangan ibu kandungnya (Khilafah)  sejak 3 maret 1942 . Menjadikan gerbang penderitaan bagi kaum muslimin khususnya dan untuk semesta alam umumnya.

Menjadikan kaum muslimin seperti Macan Ompong, dan benar saja kafir penjajah bukan hanya berani menggores hati kaum muslimin tapi mereka berani menjadikan kaum muslimin bak tikus pengerat yang wajib di basmi keberadaannya.

Palestina penderitaan tak ada habisnya, di susul Suriah,  Rohingya, urigiur , pakistan dan negri islam lainya..Tak terkecuali kita negri Muslim terbesar di dunia pun tak luput di jadikanya korban pejajahan mereka.

Kita tidak di jajah secara fisik seperti saudara kita di belahan dunia lainya.  Tapi kita di jajah dengan sistem aturan mereka.  Demokrasi kapitalisme .kebebasan menjadi yang menonjol sebagai asasnya. Mereka katakan bebas berpendapat,  bebas brekspresi,  bebas berprilaku.  Tapi nyatanya liberalisme hanya dijadikan sebagai senjata membungkam geliat kaum Muslim.
Tapi bukanlah kaum muslimin jika di tekan ia tidak bangkit. Mereka mencoba memadamkan cahaya Islam tapi ternyata islam semakin bersinar terang. Semangat kebangkitan semakin berkobar untuk mengembalikan kemulian islam.  Di tambah keyakinan akan bisyara rasulullah Bahwa akan kembali Peradaban Khilafah sesuai metode kenabian . Dakwah menjadi menjadi metode untuk meniti kebangkitannya, dan dakwah pula menjadi senjata untuk membongkar makar kaum penjajah.

Tapi musuh Allah tak tinggal diam.  Mereka yakin akan kemenangan islam. Badan intelejen As memprediksi kemenangan islam akan terjadi di tahun 2020. Dengan keyakinan itulah mereka mencoba memperlambat kemenangan islam dengan berbagai cara agar Fajar kemenangan islam tak segera terbit. Dengan berbagai cara mereka terus menggoyahkan semangat kaum muslimin. Menghapuskan khilafah dan islam dari benak kaum muslimin dan menanamkan dalam benak kaum muslimin pemikiran kufur.  Target utama mereka adalah melumpuhkan pengemban dakwahnya. Mereka menjadikan uang, ancaman,  pisau sebagai senjata.

Para pengemban dakwah  jika tak bisa di rayu dengan uang, maka ancaman menghantui, dan ketika ancaman tak dapat menjatuhkan nya maka solusi terakhir adalah dengan pisau. Bukan barang aneh jika pengemban dakwah hilang jejaknya.Sekali bersuara lantang maka ia akan hilang.

Begitulah islam dan kekufuran bertarung,  meski tak terlihat nampak jelas di depan mata. Tapi sejatinya islam sedang bertarung dengan kekufuran yang di motori Amerika dan kaki tanganya (Read; pemimpin munafik di negri kaum muslimin). Tapi sekuat apapun mereka menghalangi Fajar kemenangan islam, mereka akan sia sia. Bak musim semi,  khilafah akan hadir di tengah tengah kita dengan pertolongan Allah. Dan kaum muslimin akan menjadi khairu ummah ( umat terbaik)  .

"Kemudian akan ada masa khilafah sesuai metode kenabian" ( HR.  Ahmad)

Al ummah turiid khilafah islamiyah .

Post a Comment

0 Comments