Reportase Tadabbur Alam Remaja Smart Club Cirebon "Muslimah Adventure, Meneladani Sunnah Rasulullah Saw"

Cirebon, RIHNews - We are 2X muslimah…sholeha
We are 2X remaja…sholeha

Sorakkan yel-yel yang di pandu duet MC kece, ka Dewi dan ka Silvi, membakar semangat para peserta tadabbur alam-out bond yang di selenggarakan oleh Komunitas Remaja Smart Club Cirebon, ahad 10 Desember 2017 di bumi perkemahan Talaga pancar-Majalengka.  Suasana alam yang asri dan sejuk tidak membuat para peserta mager alias malas gerak.

Acara yang di hadiri sekitar 75 pelajar dari berbagai sekolah di kota dan kabupaten cirebon,  mengangkat tema “muslimah adventure, meneladani sunnah rasulullah SAW’. Sebelum memulai acara, MC mengajak para peserta untuk senam yang di pandu oleh ka Maryam dan ka Sekar agar lebih bersemangat mengikuti acara.
Acara dibuka dengan tilawah alqur’an yang dilantunkan oleh ka ikhatun marwiyah. Kemudian para peserta di bagi dalam beberapa kelompok. Sebelum games yang di pandu ka Maryam para peserta di instruksikan untuk saling mengenal anggota kelompoknya, menentukan ketua dan membuat yel-yel kelompoknya. Games pun berlangsung di bawah rintik gerimis, namun tak menyurutkan para perserta menyelesaikan games yang diberikan.

Tiba saatnya penyampaian materi oleh ka Nurendah, namun untuk lebih konsentrasi setelah sebelumnya menyelesaikan games yang sedikit menguras energi, para peserta mengisi energi  terlebih dahulu dengan makan siang yang telah disiapkan panitia. Ka Nurendah  menguraikan salah satu peristiwa yang terjadi di bulan Rabiul awwal, yaitu proses hijrahnya Rasulullah SAW, yang sering luput disampaikan kepada para remaja zaman now saat bulan Maulid tiba. Bagaimana sosok istimewa yang lahir dari suku yang disegani  di jazirah arab, juga dari bani yang di hormati  di tengah-tengah suku Quraisy, tidak hanya mendapatkan penolakan terhadap dakwahnya, namun juga penyiksaan bahkan rencana pembunuhan beliau terima dari kaumnya sendiri.
Ya, sebab pemikiran yang beliau sampaikanlah, yang membuat para pembesar quraisy merasa terancam kepentingannya. Rasulullah melakukan dakwah dalam tiga tahapan.

Yang pertama, kaderisasi,  beliau membina para sahabat yan menerima dakwah dalam halqah-halaqah kecil. Beliau menyampaikan hukum-hukum islam, membentuk kepribadian islam serta membangkitkan aktivitas berpikir para sahabatnya.

Kedua, beliau menyampaikan islam kepada masyarakat mekkah, dan pada musim haji. Namun dakwah yang beliau lakukan justru menerima  banyak penentangan, tidak sedikit dari mereka yang menyakiti rasulullah, propaganda yang menyesatkan bahkan sampai pemboikotan. Yang ketiga, mendirikan negara yang berlandaskan Alqur’an dan assunah di Madinah.

Dan ibroh yang bisa diambil dari perjalanan dakwah rasulullah adalah bahwa apabila kita mengaku sebagai muslim tapi pemikiran kita tidak islami, maka kita harus bertanya-tanya apakah kita mewarisi apa yang dibawa oleh Rasulullah? Dan sebagai generasi muda islam, kita juga punya kewajiban menyampaikan islam ke tengah umat yang saat ini telah jauh dari nilai-nilai islam, itulah salah satu tujuan dari acara ini, yaitu mengajak generasi muda islam yang siap merubah diri, siap merubah umat, dan siap merubah pearadaban dengan islam saja. Dan itu di mulai dengan terus mengkaji pemikiran-pemikiran islam agar memahami apa yang  dibawa rasulullah dan seperti apa menjadi  remaja muslim sejati.

Dan sampai pada acara yang sepertinya paling di nanti oleh peserta, salah satu olahraga yang di sunnahkan Rasulullah yaitu, berlatih memanah, yang di pandu oleh mba yani dan instruktur panahan. Namun karena banyaknya peserta, dan keterbatasan waktu, maka peserta hanya di berikan 2 kali kesampatan memanah. Acara yang berlangsung dari jam 08.00 pagi hingga jam 13.30 wib itu pun di tutup dengan pembagian doorprize dan pembacaan doa oleh ka Hening.[Remaja Smart Club Cirebon]

Post a Comment

0 Comments