Persekusi Dakwah, ini Surat Terbuka untuk DEMA IAIN Kendari

Oleh : YP (Aktivis Dakwah Kampus)

Bismillah...

Sehubungan dengan apa yang telah terjadi dikampus biru IAIN Kendari pada saat ini "persekusi dakwah Islam" oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) saya sangat menyesalkan...,

Saya sadar bahwasannya sejak beberpa tahun lalu saya menginjakkan kaki kanan ini untuk pertama kali memasuki gerbang kampus Islam terbesar di Sultra ini , saya sangat bangga dan cinta terhadapnya..

Saya telah banyak belajar disini mulai dari Ilmu umum, hingga Ilmu Khusus yang telah menjadi materi pokok kampus ini, Saya melihat mahasiswa diajarkan banyak pengetahuan luar biasa yang sebelumnya mereka tidak pernah dapati di Sekolah Menegah Atas. Mahasiswa setiap hari dijejali dengan berbagai Ilmu agama, dididik akhlaknya, aqidahnya oleh para dosen yg mereka selalu sabar menghadapi masasiswa, tujuannya agar mampu menjadi cendekiawan muslim dan menjadi agent of change ditengah-tengah masyarakat yang tercermin dari ajaran Islam itu sendiri. ..

Namun apa yang terjadi akhir-akhir ini saya melihat dengan sudut pandang jernih bahwasanya mahasiswa yang mencoba berdakwah ditengah-tengah civitas akademika dgn maksud untuk menyadarkan umat serta meninggikan kalimatiLlah dan mencoba mengangkat Izzul Islam wal Muslimin malah dipersekusi oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA). ..

.Saya tidak mengerti bahkan banyak mahasiswa bertanya-tanya kenapa DEMA berbuat demikian, padahal kita pahami bersama bahwasannya DEMA seharusnya bersifat protektif terhadap mahasiswa, apalagi berkaitan dengan dakwah Islam. ...

Kita telah banyak belajar kepada pendahulu-pendahulu kita, yang mencoba mempersekusi dakwah Islam, mereka berakhir dengan tragis dan mengenaskan. ...

Belajarlah pada Abu lahab Mereka menghalang-halangi dakwah Islam, sehingga mereka meninggal dalqm keadaan mengenaskan, tangan Abu lahab membusuk dan terpotong dan jasadnya tertolak oleh bumi. ..

Karena mereka mencoba menghalang-halangi dakwa Islam. Kemudian Namrud, mati karena sakit kepala akibat dimasuki oleh seekor nyamuk melalui telinganya. Setiap kali ia menjerit, doktor pribadinya memerintahkan dipukul kepalanya untuk mengurangi kesakitannya. Setelah lama bergelut dengan sakratul maut, akhirnya beliau mati dalam keadaan tersiksa dan terhina. Begitu juga dengan Firaun yang mati lemas di dalam laut. ...

Belajarlah pada Mustafa kemal attaturk la'natullah 'alaih... ..

Dia meninggal mengenaskan, bahkan jasadnya pun ditolak pula oleh bumi. ...

Dan masih banyak lagi contoh manusia-manusia yang menolak dakwah atau menghalang-halangi dakwah Islam, mereka meninggal dlm keadaan ...

Yang jelasnya saat ini DEMA institut tidak lagi independen,, ...

Dengan mudahnya mereka diatur-atur oleh rezim melalui birokrasi untuk mempersekusi para pengemban dakwah Islam yang senantiasa memperjuangkan Hukum-hukum Allah (Syariah dan Khilafah) Ketahuilah Allah tidak akan pernah diam ketika ada kaum yang mencoba memadamkan cahaya Islam yang diemban oleh para aktivis dakwah. Allah SWT berfirman :َ

Artinya : “Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (Q.S. At-Taubah [9] : 32).

Imam Ash-Shabuni dalam tafsirnya Shafwatut Tafaasiir menjelaskan bahwa mereka, yakni orang-orang kafir dari kalangan orang-orang musyrik dan ahli kitab, menginginkan untuk memadamkan cahaya Islam dan syari’at Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, dengan mulut-mulut mereka yang hina. ...

Dengan sekadar perdebatan yang mereka buat dan perkara-perkara yang mereka buat-buat. Padahal Islam adalah cahaya (syariah) yang telah Allah SWT ciptakan untuk makhluk-Nya sebagai cahaya penerang. ..

Ketahuilah... Pengemban dakwah tidak akan pernah surut untuk berjuang menegakkan kalimatiLlah, walaupun nyawah ini terpisah dari Raga,,,

karena ini merupakan suatu kewajiban dan perintah dari Allah, Dan pahamilah penghalang dakwah selalu akan berakhir tragis...!

Oleh karena itu,, Sebelum terlambat dan sebelum seruan yang terakhir....

Saya menyeru agar DEMA! Berpihaklah kepada para pengemban dakwah dan jangan lagi kalian mau diatur-atur oleh pihak birokrasi untuk mempersekusi para pengemban dakwah Islam, jika kemudian hari kalian tdk mau berakhir dengan tragis sebagaimana para pendahulu kalian....

Saya berdoa semoga kita semua selalu dilindungi oleh Allah SWT. Akhukum. . ...

(sedang perjalanan pulang usai berburu maisyah) Wallahu 'alam.

Editor : Hardi Jofandu (Admin) 

Post a Comment

0 Comments