Di Acara Ngopi, Komda Kolaka Kupas Tuntas Kids Zaman Now

Kolaka, RIHNEWS - Slogan kids zaman now telah menjadi istilah muda mudi saat ini. Istilah itu menggambarkan realita bagaimana perkembangan dan eksistensi pemuda akhir zaman dalam mengarungi kehidupan. Olehnya itu, sebagai organisasi pemuda Komda Kolaka angkat bicara mengenai masalah Kids Zaman Now.

Bertepatan dengan malam ahad (9/12) Komda Kolaka kembali menggelar NGOPI atau lebih dikenal dengan Ngobrol Pemuda Islam, di Cafe Ada Coffee Jln. Pemuda, Kolaka.

Faisal, Ketua Komunitas Dakwah Kampus Kolaka, mengatakan, Acara ini bertujuan untuk mengedukasi pemuda kolaka bagaimana kondisi anak zaman sekarang. "Dalam acara tersebut kita berikan fakta kepada pemuda bahwa begini kondisi generasi saat ini (rusak, red). Selain itu, kita memberikan solusi apa yang seharusnya dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, apatah lagi pemuda adalah aset untuk membangun peradaban." Jelas Faisal, Ahad (10/12).

Masih kata Faisal, beberapa contoh terpuruknya pemuda, masih banyaknya kasus perzinahan terjadi, penggunaan obat terlarang, serta kurangnya pemahaman terhadap agama sehingga anak muda cenderung labil dan beraktivitas tak sesuai koridor syariat.

Hadir sebagai pemateri Ngopi, Askar mengatakan, lingkungan yang membuat pemuda menjadi rusak. "Penyebabnya macam-macam, mulai dari tontonan tak mendidik yang dijadikan tuntunan, lingkungan yang tidak sehat (islami, red), dan orangtua yang kurang mendidik." Ungkapnya.

Selain itu, kata Askar. Mestinya ada peran penguasa dalam menggiring pemuda ke arah yang lebih positif, menutup segala bentuk tempat maksiat, dan membuatnya peduli dengan kajian islam. Agar aktivitasnya sesuai dengan rambu-rambu syariat.

Dalam kesempatan yang sama, panelis kedua mengungkapkan, perlu adanya penerapan islam disetiap sendi kehidupan. "Ketakwaan individu dalam bermasyarakat itu belum cukup, karena ketakwaan individu bisa tergerus oleh lingkungan, olehnya itu sangat perlu bagi penguasa mencetak pemuda yang cerdas secara intelektual dan memahami islam, barangkali itu bisa terjadi jika islam diterapkan." Tandas Putra
[]KomdaKolaka

Post a Comment

0 Comments