Yuk NGAJI!

Oleh: Way Revolt

“ Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS. Muhammad :7)

Masih tersisakah di zaman ini orang yang memiliki keikhlasan dalam berdakwah, sementara godaan untuk mementingkan dunia sedemikian beratnya?

Tentu masih ada,
‘’Di dunia ini masih akan selalu ada hamba-hamba pilihan Allah yang memahami untuk apa mereka diciptakan, mereka menyadari hakikat dunia yang esok atau lusa akan mereka tinggalkan. Mereka berhasil meyakinkan diri bahwa tak ada yang akan mereka bawa ketika masuk kubur nanti kecuali kain kafan, dan bahwa dunia yang tampak menyenangkan ini hanya akan menyisakan hisab yang panjang. Mereka sungguh orang-orang yang pandai, tak mau senang sesaat namun kemudian membawa petaka yang begitu berat. Tak menginginkan kebahagiaan sebentar tetapi membawa penyesalan berkepanjangan.’’

Pernahkah kita mengira?
Di antara mereka yang sibuk
Membangun istana dunia..
Ada dia yang lebih suka..
Menata singgasana di surga..Ya, mereka adalah para pejuang dakwah yang ikhlas!
Dakwah adalah kewajiban setiap muslim, mengingatkan sesama manusia adalah kewajiban. Sobat, kalian tahu apa artinya wajib? Yaa “wajib adalah apabila dikerjakan mendapat pahala apabila ditinggalkan berdosa” Lantas masih inginkah kalian menjalankan kewajiban yang satu dan meninggalkan kewajiban yang lainnya, padahal pada dasarnya hukumnya sama-sama wajib. Mungkin memang sulit dalam zaman ini, zaman yang menjadikan agama sebagai ibadah spiritual saja, zaman yang membuat bingung orang dalam membedakan yang haq dan bathil, yang benar dianggap salah, yang salah bisa dimanipulasi menjadi benar, yang haram bisa jadi halal. Haduhhhh,.. itu semua terjadi pada zaman ini, zaman yang tidak menggunakan aturan Allah SWT sebagai landasan hidup.

Betapa sederhana hidup sesungguhnya…ya sangat sederhana, andai kita tidak menganggap penting sesuatu yang sebenarnya memang tidaklah penting. Harta dunia yang karenanya banyak orang berlomba hingga mau berbuat apapun untuk meraihnya, pada akhirnya akan ditinggalkan begitu saja. Hidup ini sederhana saja, kita sendirilah yang suka membuat sesuatu menjadi lebih rumit. Cinta dunia sering kali mengelabui kita dari memahami makna hidup yang sesungguhnya. Karena itu, jadikanlah hidupmu berwarna seperti pelangi, buatlah dirimu bermanfaat bagi orang lain seperti matahari dan bersinarlah terus seperti mutiara. Yuk NGAJI!
Wallahu'alam bisawab.[]

Post a Comment

0 Comments