Rangkuman : Ekosistem dan Peranan Manusia dalam Ekosistem

Rangkuman : Ekosistem dan Peranan Manusia dalam Ekosistem :

1. Pada suatu ekosistem terjadi hubungan saling memengaruhi antara komponen abiotik dan komponen biotik.

2. Komponen abiotik adalah komponen tak hidup, misalnya air, tanah, mineral, CO2 , O2 , suhu, pH, kelembapan, dan kadar garam.

3. Komponen biotik terdiri atas makhluk hidup, yaitu produsen, konsumen, pengurai, dan detritivor.

4. Produsen adalah tumbuhan dan beberapa bakteri serta alga yang dapat membuat makanannya sendiri.

5. Produsen menyediakan makanan bagi konsumen primer (herbivor).

6. Hubungan makan dan dimakan yang terjadi dalam ekosistem digambarkan dalam rantai makanan dan jaring-jaring makanan.

7. Peran tumbuhan atau hewan dalam komunitas disebut niche, sedangkan tempat hidup suatu komunitas disebut habitat.

8. Hubungan makan dan dimakan juga dapat ditunjukkan dengan piramida. Piramida makanan ini dibedakan menjadi 3, yaitu: piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.

9. Konsumen adalah organisme pemakai, bersifat heterotrof.

10. Pengurai (dekomposer) terdiri atas mikroba pengurai sampah atau sisa-sisa organisme yang telah mati.

11. Detritivor adalah hewan kecil yang membantu penguraian dengan memakan detritus (sampah)

12. Di alam terjadi siklus materi yang disebut “daur biogeokimia’, yaitu daur yang melibatkan proses biologi, geologi, dan kimia.

13. Lingkungan dapat mengalami perubahan, baik total maupun sebagian. Perubahan ekosistem tersebut dapat terjadi baik secara alami maupun akibat ulah manusia.

14. Perubahan yang berlangsung dalam ekosistem ini disebut suksesi.

15. Suksesi dapat dibedakan menjadi suksesi primer, jika kerusakan ekosistem terjadi secara total dan terbentuk ekosistem baru yang berbeda; dan suksesi sekunder, jika terjadinya kerusakan hanya sebagian dari ekosistem.

16. Faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan atau perubahan lingkungan, antara lain:

a. penebangan hutan secara liar;

b. meningkatnya pencemaran;

c. terjadinya bencana alam, misalnya tsunami, gempa, gunung meletus, banjir, dan kebakaran hutan.

17. Pencemaran dapat terjadi pada tanah, air, dan udara.

18. Pencemaran tanah disebabkan oleh limbah atau sampah anorganik, misalnya plastik, kaca, kaleng, logam-logam berat, insektisida, herbisida, dan radioaktif.

19. Pencemaran air disebabkan oleh pupuk, insektisida, detergen, senyawa berbahaya dari industri (asam, basa, logam berat), sampah domestik (limbah rumah tangga), tumpukan minyak, dan radio aktif.

20. Polusi udara disebabkan karena bertambahnya gas-gas beracun dan partikel-partikel beracun seperti gas CO, CO2 , SO2 , NO2 , NH3 , Pb, Zu, Fe, Si, dan Ni. Sumbernya adalah asap pabrik, asap kendaraan bermotor, pembakaran kayu atau bahan bakar fosil dan lain sebagainya.

21. Manusia harus menanggulangi atau mencegah kerusakan lingkungan, misalnya dengan:

a. mencegah kerusakan hutan;

b. mencegah pencemaran;

c. mengelola limbah.

Post a Comment

0 Comments