Pentingnya Penghargaan Diri

RemajaIslamHebat.Com - Seorang guru mengangkat uang Rp. 100.000 di depan murid-muridnya lalu bertanya, “Siapa yang mau uang ini?”
Semua murid mengangkat tangan.
Kemudian guru itu meremas uang 100.000 itu dengan tangannya dan kembali bertanya, “Sekarang siapa yang mau uang ini?”
Kembali semua murid mengangkat tangan mereka.
Selanjutnya sang Guru melemparkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatu sampai uang itu menjadi kotor.
“Sekarang siapa yang mau uang ini?”
Tetap saja seluruh murid mengacungkan tangan mereka.

Saat itulah sang Guru memasukkan pesan moralnya :

“Inilah pelajaran kalian hari ini, betapapun kalian berusaha mengubah bentuk uang ini tidak akan berpengaruh kepada nilainya. Bagaimanapun kalian diremehkan, bahkan di fitnah, kalian harus tetap yakin bahwa nilai hakiki kalian tidak akan pernah tersentuh. Ketika itu kalian akan tetap berdiri kokoh setelah terjatuh. Kalian akan memaksa seluruh orang untuk mengakui harga diri kalian.
Bila kalian kehilangan kepercayaan terhadap diri kalian sendiri dan nilainya, saat itulah kalian kehilangan segala-galanya.”

Harga diri bukanlah kata-kata asing di telinga kita. Kita mengetahui harga diri sebagai pandangan keseluruhan dari individu tentang dirinya sendiri.

Tapi apakah Ayah Bunda memahami pentingnya sebuah ‘harga diri’ bagi kehidupan anak kita di masa yang akan datang? Apakah dengan memiliki penghargaan diri mereka bisa berbahagia?

YA

Penghargaan diri adalah menerima diri apa adanya. Bukankah salah satu sumber kedamaian dan kegembiraan adalah sikap menerima diri apa adanya?

Menerima diri bukanlah suatu anugerah bawaan tetapi buah atau hasil dari proses belajar. Maka perlulah kita ajarkan anak untuk menerima dirinya.

Dalam kehidupan, kita sering kali melihat orang-orang yang selalu merasa ‘kurang’, kurang cantik, kurang kaya, dan sebagainya, sehingga mereka tidak merasa bahagia.

Merasa tidak sekaya si-A atau tidak seberuntung si-B,  itulah gambaran orang-orang yang memiliki harga diri rendah, sehingga mereka selalu membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya supaya dia merasa lebih baik atas dirinya sendiri.

Setiap tahap kehidupan manusia, terutama pada masa kanak-kanak dan remaja, menghargai diri sangat berpengaruh pada perkembangan anak.

Harga diri merupakan salah satu syarat yang penting bagi kesuksesan anak di sekolah. Anak-anak yang cerdas namun harga dirinya rendah bisa mendapat hasil yang kurang maksimal. Sementara anak-anak yang memiliki kecerdasan rata-rata tetapi harga dirinya kuat biasanya sukses.

Anak dengan harga diri rendah cenderung mendapat sedikit kepuasan dari sekolah dan mudah kehilangan motivasi dan minat. Harga diri rendah dapat menghambat prestasi yang baik di sekolah, dan prestasi buruk akan memperbesar harga diri yang rendah.

Penelitian menunjukkan, anak-anak dengan harga diri yang tinggi akan merasa lebih berharga dan mempunyai perasaan positif terhadap lingkungan sekitar seperti dengan keluarga, dan teman-teman.

Mereka cenderung lebih mudah berteman, dapat mengontrol perilaku mereka, kooperatif dan mampu mengikuti aturan. Mereka juga lebih kreatif, penuh energi dan secara umum bahagia. Selain itu ada hubungan yang tinggi antara penghargaan diri dan kesehatan.

Adanya motivasi terhadap diri seorang anak, dapat meningkatkan harga dirinya. Anak yang memiliki penghargaan diri membantu mereka menjadi pemimpin, bukan pengikut. Merasa lebih banyak kebebasan untuk mengikuti kemauan mereka sendiri, menetapkan tujuan dan percaya diri dalam mengambil keputusan.

BEBERAPA HAL YANG DAPAT DILAKUKAN AYAH BUNDA AGAR SI KECIL MEMILIKI PENGHARGAAN DIRI :

1.  Jadilah teladan yang baik bagi anak.

2. Cintailah anak apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tunjukkanlah kepada mereka bahwa Ayah Bunda mencintainya.

3. Berhati-hatilah dengan perkataan Ayah Bunda, karena terkadang kata-kata yang ‘menjatuhkan’ bisa membekas di hati mereka.

4. Jangan membanding-bandingkan anak dengan anak lain.

5. Selalu dengarkan ketika anak berbicara. Biarkan ia menyelesaikan apa yang ingin ia bicarakan baru Ayah Bunda memberikan tanggapan.

6. Berikan pujian sewajarnya ketika mereka benar-benar melakukan tindakan yang terpuji atau atas keberhasilan mereka.

7. Biarkan si kecil mengambil keputusannya sendiri. Berikan dorongan kepada mereka untuk berpikir sendiri dan melakukan hal-hal yang mereka senangi. Jangan memaksakan kehendak Ayah Bunda.

8. Berikan kesempatan untuk mereka melakukan hal-hal yang baru, jangan tergesa-gesa menawarkan bantuan.

9. Luangkan waktu bersama mereka, sekedar bersantai dan bermain, atau bertukar cerita.

10. Berilah mereka tanggung jawab sesuai dengan umurnya.

11. Ajari mereka bertanggung jawab atas perbuatannya, misalnya meminta maaf pada teman saat melakukan kesalahan.

12. Ajarkan anak untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan. Mensyukuri apa yang Allah beri, bukan mencari apa yang tidak dimiliki.

Sebagai orangtua, sudah tentu Ayah Bunda menginginkan ananda tumbuh menjadi orang yang memiliki penghargaan diri. Oleh sebab itu, jangan pernah berhenti memberikan dorongan positif dan dukungan kepada ananda, karena sikap Ayah Bunda sebagai orangtua merupakan faktor terpenting dalam menciptakan rasa percaya diri dan harga diri anak. Perlakuan orangtua selama masa pertumbuhan anak akan membawa pengaruh besar dalam kehidupan mereka selanjutnya.

“In our home. We are a team. We respect each other. We take risks. We learn from our mistakes. We try our best. We create. We dream big. We celebrate each others’s success.” - amazingactionalphabet

Salam,
Admin El-Hana Learning Kit

Sumber bacaan ⤵

infoanak.com
parentingclub.com
ngan26aan.wordpress.com

Sumber:

FP: El-Hana Learning Kit

Post a Comment

0 Comments