Mengapa Saya Menulis? Karena Menulis adalah Habits Saya

Oleh : Othy Ummu Hisyam

Memulai sebuah kebiasaan baru tentu tidak mudah. Tidak sedikit pula kenyamanan yang harus kita tinggalkan untuk memulai sebuah kebiasaan baru tersebut. Bila azzam tak sekokoh karang, maka ia bisa jadi hanya sekedar kemauan saja yang tidak lantas berubah menjadi sebuah action real untuk mewujudkan sebuah kebiasaan baru tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sebuah niat yang bisa menembus langit sehingga diri kita bisa bangkit, melawan semua comfort zone dalam diri kita. Yang tidak kalah penting adalah menemukan sebuah wadah yang mampu terus memompa semangat kita untuk melakukan kebiasaan baru tersebut. Last but not least, Action!

Adalah menulis, sebuah kebiasaan baru yang harusnya dimiliki oleh setiap orang yang berilmu. Karena orang yang berilmu pasti menulis. Buktinya? Lihat bagaimana Kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Kitab Fiqih Wahbah Zuhaili yang terdiri dari 10 jilid kitab. Sudah pasti Beliau-beliau yang menulis  adalah orang yang Allah karuniakan Ilmu kepada mereka, sehingga dengan ilmu tersebut Beliau semua menulis.

Contoh kekinian bisa kita lihat bagaimana Ustadz Felix Y Siauw. Seorang Muallaf yang Allah beri hidayah Islam kemudian dengan sangat serius mempelajari Ilmu Islam, dan dari ilmu tersebut beliau tergerak untuk menjangkau Islam lebih jauh lagi dengan wasilah menulis. Salah satu buku yang terkenang oleh saya adalah buku How To Master Your Habits. Sebuah buku yang bisa kita jadikan standar untuk memulai kebiasaan baru kita, yaitu menulis.

Disebutkan bahwa habits adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara otomatis, bahkan tanpa berfikir. Habits adalah suatu aktivitas yang dilakukan secara terus menerus sehingga menjadi bagian dari diri kita. Sehingga disebutkan, karena biasanya kita melakukan habits tersebut, ketika orang melihat itu, akan berucap “waaaaaawww” tapi tidak kepada sang professional karna itu adalah hal yang biasa.

Nah… how to master your habits? Yang pertama adalah practice (latihan) dan yang kedua adalah repetition (pengulangan). Selama berapa lama? Selama 10.000 jam! Itulah waktu yang diperlukan bagi seorang yang baru untuk menjadi seorang ahli dalam bidang yang dia pilih. Masih belum terbayang? Oke mari kita break down!

Jika berlatih selama tiga jam sehari dalam bidang tersebut maka perlu 10 tahun bagi kita untuk mencapai 10.000 jam itu. Bila kita ingin 5 tahun maka diperlukan 6 jam perharinya. Dan jika kita ingin menjadi expert tanpa melalui waktu 10.000 jam, maka mulailah untuk berlatih dan mengulang-ulang latihan. Hhee… jadi mulai faham ya bagaimana latihannya Ustadz Felix sampai beliau menjadi seorang yang expert. Masya Allah.

So, ketika kita sudah tahu teorinya tinggal kita niatkan semuanya liLlah. Sehingga tidak ada sesuatu pun yang tersia jika kita niatkan semuanya karena Allah. Niatkan semuanya untuk memenuhi bumi ini dengan Islam, dengan da`wah kepada Islam, dengan tulisan yang benar dan bukan hoax tentang Islam. Maka dengan ilmu, latihan, wadah, dan niat yang lurus karena Allah kita bisa menjadikan menulis sebagai habits kita. Insya Allah.

#revowriter
#ideowriter
#belajarnulis


Post a Comment

0 Comments