Mengapa Aku Harus Menulis?

Oleh : Khotimah Ayu Maduratna


Sesungguhnya sudah sejak lama saya memulai menulis. Dahulu saya sering sekali menulis isi hati dibuku diary, hingga saya mulai berani untuk memulai menulis jenis tulisan lain seperti cerpen, puisi, artikel dan tulisan bebas. Namun kebiasaan menulis itu tidak pernah bias selalu on atau istilahnya istiqomah. Terkadang saya hanya menulis dikala dating mood bagus bahkan terkadang pula saya mulai aktif kembali menulis saat ada orang atau siapapun yang memberikan semangat betapa pentingnya membiasakan diri untuk menulis.


Selain itu, saya juga kerap mengikuti training kepenulisan, baik itu training online maupun offline. Namun tetap saja, kebiasaan menulis saya masih belum bias selalu on setiap saat hingga pada akhirnya, kemarin saya membaca postingan teh Asri Supatmiati di wall facebook saya yang isinya kembali membuka kelas menulis revowriter angkatan 5. Dan kelas kepenulisan ini memang telah saya tunggu sejak lama karena saya juga penasaran bagamana sih system pembelajarannya, akankah sama dengan kelas-kelas kepenulisan online yang pernah saya ikuti? Dan… jengg…jeng… kelas perdana pun dimulai pada tanggal 14 November 2017 kemarin, sungguh berbeda dengan yang pernah saya ikuti.


Pada kelas kepenulisan perdana kemarin, saya mendapat pencerahan dan jawaban yang luar biasa mengapa saya harus menulis. Teh Asri menyampaikan bahwa menulis adalah sebuah seni untuk menyampaikan ilmu, pemahaman, keyakinan dan kebenaran. Sehingga dari pernyataan tersebut, kita bisa menulis hal apapun selama tulisan itu bisa menjadi perantara untuk menyampaikan kebenaran, membagi ilmu dan juga pemahaman. Untuk memulai menulis, tidak harus kita meniru gaya tulisan, genre dan lain-lain seperti penulis andalan kita. Namun menulislah sesuai kemampuan kita dan menulislah untuk menjadi diri sendiri. Bukankah bila gaya tulisan kita berbeda dengan yang lain itu menjadi suatu keunikan tersendiri? Namun yang perlu dicatat dan terus dilakukan adalah teruslah belajar dan membiasakan diri untuk menulis, menulis dan menulis, karena dengan terus berlatih. Oh yaa… perlu diingat pula bahwa seorang penulis itu tak pernah luput dari aktivitas MEMBACA. Seorang penulis pasti suka dan rajin membaca.

#Revowriter
#Ideowriter
#BelajarNulis
Pamekasan, 16 November 2017.


Post a Comment

0 Comments