Membentuk Kepribadian Anak

Oleh : Indah Dwi Astuti

Kita sebagai pendidik tentu mengharapkan anak-anak kita menjadi anak-anak yang memiliki kepribadian yang baik (Islam) bahkan bukan hanya itu. Harapan besar yaitu ingin menjadikan anak cerdas secara akal juga berakhlak Karimah.  Sayangnya banyak pendidikan yang kurang memperhatikan apa saja yang membuat anak memiliki kecerdasan dan bahkan perilaku baik sesuai dengan Islam. Anak memiliki perilaku bahkan sikap yang benar sesuai dengan Islam jika mereka memiliki pemahaman yang islami. Dan pemahaman Islam ini dipupuk dari pengetahuan yang islami.

Siapa yang akan memberikan informasi dan pengetahuan islami ini? Tentu para pendidik bahkan lingkungan disekitarnya.

Informasi ini yang akan membentuk anak-anak kita. Apakah ia akan menjadi seseorang yang memiliki kepribadian Islam atau tidak. Mengapa? Karena informasi ini dibutuhkan dalam pembentukan pemikiran. Sedangkan pemikiran terbentuk jika adanya ma'lumat tsabiqoh (informasi sebelumnya) kepada anak, disamping komponen lain yaitu alat Indra, dan fakta.

Maka, karena informasi (pengetahuan) menjadi salah satu komponen utama terbentuknya pemikiran. Sedangkan pemikiran inilah yang akan menghasilkan dan membentuk perilaku. Maka sudah seharusnya para pendidik terutama orangtua hanya  memberikan informasi yang benar saja, tentu sesuai islam. Karena jika informasi yang diberikan kepada anak salah dan tidak seusai dengan Islam maka akan berpotensi menghasilkan perlaku tidak benar dan kepribadian yang tidak islami.

Hari Jum'at lalu, saya dan murid-murid sedang berjalan pulang menuju sekolahan.
Tetiba ada salah satu murid yang ingin menaiki ayunan milik salah satu penghuni rumah yang kami lewati. Saat ia berpegang pada tali ayunan itu kemudian saya ingatkan "sholih, itu bukan milik kita, jika ingin menggunakannya, boleh, tapi izin terlebih dahulu dengan pemiliknya. Anak sholih selalu izin menggunakan barang milik orang lain."

Kemudian si Arif (bukan nama sebenarnya) sesaat kemudian yang saat itu kedua tangannya sudah memegang tali ayunan dan kakinya sudah di letakkan di atas ayunan, ia kemudian dengan segera melepaskan ayunan tersebut dan tidak jadi menggunakannya dengan berkata "oh iya, ya"

MasyaAllah. . beginilah anak-anak. Selagi apa yang kita berikan, kita tanamkan adalah informasi yang benar maka akan membantu anak-anak untuk berbuat, berperilaku dan bersikap yang benar pula. Ini hasil dari apa yang ditanamkan oleh pendidiknya. Mengajarkan konsep kepemilikan dan bagaimana cara (adab) meminjam barang orang lain.

Maka tugas seorang pendidik dalam memberikan ilmu adalah hanya menanamkan informasi yang benar, memberikan pengetahuan yang benar saja, dan tentu sesuai syariat Islam.

InsyaAllah dengan begitu anak-anak akan terbentuk kepribadiannya menjadi kepribadian yang islami.

#anak #parenting #guru #mendidik #sholih #sholihah #muslimah #umi #ibuhebat #pendidikhebat #ummunwaribatulbait #muslimahpembangunperadaban #generasihebat #generasipemimpin #generasiislam

Post a Comment

0 Comments