Learning From the Sheep

Oleh : Kak Fatah Riyaman (Penulis Buku 'Berkarya dengan Pena')

Belajar pada seekor Kambing, ini yang ingin saya sampaikan pada sahabat Facebook,

Foto ini saya ambil beberapa menit sebelum penyembelihan hewan aqiqah dimulai, 'Brownisheep' begitu saya juluki dia

Mungkin sebagian orang melihat foto ini akan berpikir, kuno, katro & Kampungan, apalah itu, bagi saya ini special

Kurang lebih lima bulan yg lalu saya beli dia dari seorang petani hewan, siapa namanya, saya sudah lupa | lalu saya rawat, diperhatikan dan penuhi kebutuhannya

Sejak awal, saya sampaikan pada 'Brownisheep' bahwa saya meniatkan dia untuk Aqiqah putra pertama saya, untuk ibadah intinya | entah dia paham atau tidak, yg jelas saya paham

Pada hari Sabtu, 11 November 2017 kemaren, sudah saatnya saya laksanakan adzam, hati terasa berat dan tak rela, tapi harus tetap teguh & tegar sebab ini sudah nazar bagi saya

Di pagi hari, ba'da subuh saya sampaikan pada Brownisheep, bahwa sdh tiba saatnya Nadzarku dlm ibadah harus dilaksanakan, dia diam, kayaknyasih paham

Ada yang aneh, tingkahnya yang tadinya sedikit brutal menjadi pendiam, sepertinya dia sangat paham bahwa apapun bila 'Demi Allah' mesti diikhlashkan

Bagi saya pribadi ini pelajaran sekaligus teguran keras, sebab selama ini masih lebih banyak berat ketimbang Ikhlash

Buat Brownisheep, makasih buat pelajaran tanggung jawabnya selama ini, dan buat sahabat yang membaca, jangan mau kalah sama Brounisheep dalam taat dan Iklhash bila itu Untuk Allah Swt.[]

Post a Comment

0 Comments