Demi Kebangkitan Islam, Jadilah Orang yang Ringan!

RemajaIslamHebat.Com - Kenapa harus menjadi orang yang ringan? Karena mendaki jalan kebangkitan itu sungguh sukar dan terjal. Silaunya mata terhadap dunia dan target kesuksesan materi, tanpa sadar membuat kita menjadi orang yang berat. Berat menapaki jalan dakwah dan kebangkitan umat. Berat berkarya dan totalitas untuk Islam.

Sahabat-sahabat semua,
Simaklah kisah Rasulullah Saw ini saat berdialog dengan Abu Dzar

Anas bin Malik radhiyallahu anhu bercerita, pada suatu hari Rasulullah keluar dan memegang tangan Abu Dzar.

Beliau bersabda, “Wahai Abu Dzar, di hadapanmu ada jalan mendaki yang sukar. Tidak ada yang mampu mendakinya, selain orang-orang yang ringan.”

Ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku termasuk orang yang ringan atau orang yang berat?”

Beliau menjawab dengan bertanya, “Apakah kamu punya makanan untuk hari ini?
Ia menjawab, “Ya.”
Beliau bertanya lagi, “Dan makanan untuk esok hari?”
Ia menjawab, “Ya.”
Beliau bertanya lagi, “Dan makanan untuk esok lusa?”
Ia menjawab, “Tidak.”

Beliau bersabda, “Jika kamu punya makanan untuk tiga hari, maka kamu termasuk orang-orang yang berat.” (HR. Thabrani).

***
Dalam buku Emotional Intelligence of Al Qur’an, Dr Muslih Muhammad menulis untuk menggambarkan orang orang yang "berat" itu 👉 “...Semua orang berambisi mendapatkan limpahan materi. yang semua itu mengharuskannya untuk sibuk, yang mengakibatkan matinya hubungan sosial, shalat yang terputus, nilai-nilai yang menurun, hilangnya keamanan, serta kasih sayang dan cinta yang menguap dari kehidupan kita. Ditambah dengan berbagai racun yang melekat pada jiwa, yaitu; dengki, cemburu, tamak, pembangkangan, dan ambisi terhadap dunia dan tak menganggap akhirat.”

Pepatah Arab mengatakan, “Siapa yang berakal, niscaya ia akan ridha terhadap dunia yang hanya secukupnya. Ia tidak sibuk mengumpulkannya. Namun ia sibuk mengerjakan pekerjaan akhirat, karena akhirat adalah negeri yang pasti dan negeri kenikmatan. Sedangkan dunia adalah negeri yang fana (akan hancur). Dunia adalah penipu dan pembuat bencana.”

*
Maka jadilah orang-orang yang ringan, sahabat..  dimana semua perhiasan dunia ini justru kita persembahkan untuk Islam dan investasi akhirat. Fokus dan passionate berkarya untuk menggerakkan kesadaran umat, dan gagah melawan kezhaliman musuh-musuh Islam. Wallahu a'lam

Ukhtukum,

Fika Komara
@muslimah_negarawan

Post a Comment

0 Comments