Berbeda dalam Bingkai Taqwa

RemajaIslamHebat.Com - Semoga Allah merahmati Imam Syafi'i, yang telah mengajarkan seindah-indah adab dalam berdebat.

Suatu ketika Imam Syafi'i berselisih pendapat dengan Abu Musa Yunus bin 'Abdul A'la, sebagaimana yang dikisahkan oleh Imam Adz-Dzahabi dalam Siar A'lam Annubala.

Perselisihan yang sampai membuat suara-suara meninggi, air wajah memerah dan bahkan Yunus meninggalkan majlis Imam Syafi'i karena tidak setuju dengan pendapat sang guru.

Mari takjubi bagaimana Imam Syafi'i membalut perbedaan dalam persaudaraan. Berbilang waktu tak bertemu, Imam syafi'i menghampiri lebih dulu sang murid, mengetuk pintu untuk bertemu.Lalu digengamnya tangan Yunus dan berkata, "Kita masih berteman kan, meski kita berbeda dalam satu permasalahan" Indah sekali bukan!

"Inilah kesempurnaan Akal Syafi'i dan kepahamannya akan diri (Perbedaan)..."  Pujian Imam Ad-Dzahabi tentang indahnya adab dalam berdebat yang ditunjukkan pada Imam Syafi'i, sekaligus menjadi teladan bagi setiap penuntut ilmu yang mau mengambil ibroh dan pelajaran.

Berdebat dan berselisih akan selalu ada, "Li kulli ro'sin, Ro'yun" karena tiap kepala ada isi yang berbeda.Tapi mari jadikan setiap perbedaan menjadi jembatan yang menghubungkan, bukan jurang yang memisahkan. Jadikan selisih pendapat sebagai pengikat sekat-sekat, agar ukhuwah kita kian rekat dan tetap hangat.

Penulis : Fadjar Jaganegara, Perawat Ingatan.

Post a Comment

0 Comments