Antara Ustadz Felix dan Ahok

Oleh : Mustaqimatin, S. Pt ( Muslimah Media Bogor )

Nama Ustadz Felix ramai dibicarakan setelah ada pembubaran pengajiannya di Bangil, Jawa Timur oleh sekelompok masa karena karena dianggap berbahaya. Tapi dukungan berbagai pihak justru terus mengalir kepada beliau.  Dampak lain, peristiwa ini ternyata membukakan mata publik siapa sebenarnya yang disebut intoleran dan pancasilais. Membukakan mata tentang ajaran Islam yang sesungguhnya sebagai Rahmatan Lil ' alamin. Membukakan mata, bahwa posisi Islam dan kaum muslimin selama ini selalu mendapatkan ketidakadilan dan fitnah.

Lain lagi dengan Ahok, mantan gubernur DKI, beberapa bulan lalu juga sempat menjadi topik perbincangan khalayak terutama di lini masa media sosial. Terutama saat ucapannya terkait penistaan Al Qur'an Surat Al Maidah 51. Waktu itu publik langsung merespon dengan kecaman dan  memunculkan perasaan pembelaan terhadap Islam. Peristiwa Al Maidah tersebut telah membukakan mata umat Islam bahwa umat Islam bisa bersatu membela agama Nya. Menguatkan komitmen untuk berpegang teguh kembali Islam.  Setidaknya,  kekalahan Ahok di pilkada DKI, adalah kemenangan opini Islam.

Dua sosok tadi akhirnya menjadi ikon dua golongan yang semakin mengkerucut. Ya, golongan penyeru kebenaran ( sosok pertama) dan yang satunya sebagai golongan penista agama

Hanya saja ada kesamaan antara keduanya. Keduanya sama-sama berasal dari etnis Cina. Subhanallahu, kehadirannya ditengah isu Cinaisasi dan anti SARA yang digunakan untuk menyudutkan Islam memberi banyak pelajaran.

Kemunculan dua sosok dari etnis yang sama, disaat isu cina terasa "sensitif" tapi berbeda "jalan" justru akan mengungkap kebenaran tentang Islam dan membongkar fitnah keji dan propaganda negatif tentang Islam sekaligus meluruskan kesalahpahaman tentang Islam.

Publik akan mengetahui apa makna intoleran, anti keberadaan, anti Pancasila yang dialamatkan kepada Islam. Publik akan tahu isu itu digunakan untuk menyerang Islam agar tidak bangkit dan bersatu.   Publik pun akan segera menyadari tentang urgensi Islam kaffah sebagai Rahmat bagi seluruh alam. Umat Islam pun semakin menguatkan barisan nya.

Satu lagi, keharnonisan keluarga Ustadz Felix yang akhirnya ikut diekspos setelah peristiwa ini, secara tidak langsung bisa menjawab isu anti keragaman dan intoleran.  Ustadz ternyata hidup rukun dengan keluarga besarnya yang notabene tidak muslim dan Cina tentunya. Beliau sangat menghormati kedua orang tua nya sebagai mana Islam mengajarkan.  Bahkan kedua orang tuanya sangat mendukung dakwah beliau.

Sungguh peristiwa demi peristiwa dengan kemunculan dua sosok ini menjadi momen umat untuk menguatkan pilihan berada di barisan pemegang dan pembela kebenaran Islam.  Keyakinan akan kemenangan Islam pun semakin kuat.

Semoga kita termasuk orang-orang yang membela Islam.

Post a Comment

0 Comments