Yakin Itu Kuncinya

RemajaIslamHebat.Com - Jika yakin, bahwa Allah Maha pencipta dan pemilik seluruh alam semesta. Maka, tidaklah pantas baginya bersedih akan hal yang menimpa ataupun terlalu berlebihan akan kenikmatan yang ada. Sebab, semua datang karena kehendaknya dan kembalipun hanya kepadanya.

Jika yakin, bahwa Allah Maha Sempurna. Maka, tidaklah pantas baginya  menyandarkan kehidupan selain kepadaNya. Kesempurnaan hanya disisi-Nya dan tiadalah cacat semua pemberian-Nya, melainkan cacat itu hanya pada keimanan manusianya.

Jika yakin, bahwa Allah Maha Mengetahui. Maka, tidaklah pantas baginya mencari jalan dan aturan dari selain-Nya. Al Qur'an dan Sunah, itulah yang harus dijadikan  rujukan dan keyakinan.

Yakin. Seperti itulah akan bagaimana hidup manusia. Kesuksesan dan keberhasilan hanya tergantung dari seberapa yakin ia pada hidup yang dijalaninya. Sebab, tiada kesuksesan dan tiada keberhasilan tanpa keyakinan. Begitulah sunatullahnya kehidupan.

Maka benar, sukses dan mulia itu hanya milik orang-orang yang yakin. Yakin akan kemampuan yang diberikan Allah, yakin akan kasih sayang Allah, yakin akan pertolongan Allah, dan yakin akan janji-janji Allah bagi orang-orang yang beriman.

Itulah yakin yang benar. Sebab, jika yakin itu pada kemampuan diri, yakin pada kehebatan diri, dan yakin pada kecerdasan diri. Maka, sudah tentu jurang kehancuran telah tergali.

Yakin pada kebenaran itulah yang hakiki dan kembali kepada aturan Allah itulah yang lebih pasti.

Maka, kegagalan dan kesempitan hidup manusia tidak terjadi melainkan karena tidak yakinnya ia akan keberadaan-Nya.[Uli Nice]

Tulisan tambahan di fb Uli Nice :

Hari ini masih milik kita, insyaAllah.

Saat nafas masih berhembus. Saat jasad masih sehat. Saat akal masih bisa berfikir menjangkau akan kuasa dan kebesaranNya. Maka, inilah kenikmatan yang tak bisa tergantikan dan tidak bisa terbelikan.

Atas selaga kenikmatan, maka tidak pantas berwajah muram dan hati gelisah. Sebagaimana manusia yang tidak percaya akan keberadaan Tuhannya.  

Saat kita memiliki segalanya maka ini adalah amanah. Amanah yang tentunya wajib kita tunaikan dengan usaha yang sempurna. Taat pada syari'atNya, tunduk pada hukumNya, bersyukur akan nikmatNya, bersabar akan ketentuan dan kehendakNya, serta yakin akan pertolongan dan janjiNya.

Beginilah harusnya seorang Muslim sejati. Yang tiada keraguan dalam melangkah, tiada ketakutan dalam berubah, dan tiada kesedihan dalam ujian. Maka, semua akan nampak lapang. Yang tentunya tergantung akan seberapa besar iman dan ketakwaan kita kepadaNya.

So, menjadikan hari ini lebih taat dari kemarin adalah wajib. Yaitu, melibatkan Allah disetiap aktivitas dalam mempersiapkan diri untuk berjumpa denganNya.

Barakallahfikum.[Uli Nice]

Post a Comment

0 Comments