Tips Sederhana menjadi Suami & Ayah

Oleh : Hilmi Firdausi

SEBELUM meneruskan tulisan ini, saya pastikan saya telah melakukannya, agar Allah tak golongkan saya anggota NATO "No Action Talk Only", karena berat ancamannya, monggo dibuka Qur'annya Surat AsShaaf ayat 1-2. Semoga bermanafat ya, ambil yang baik dan dirasa pas karena setiap orang pasti berbeda kondisinya.

1. Jangan memanggil Istri dengan namanya, panggilah dengan sebutan kesayangan anda, atau sesuai kesepakatan berdua. Lakukan istiqomah, tidak hanya pada saat pengantin baru. "Malu pak ustadz, udah tua panggil sayang-sayangan kyk ABG aja...". Nah...justru ABG lajang yg haram, klo udh suami istri ya  sunnah,bahkan berpahala besar. Ayo mending mana kita sayang-sayangan atau bentak-bentakan ?

2. Tubruk Peluk. Ini sering saya bahas, klo lagi ada masalah sama Istri, ga usah pake lama...ga usah pake gengsi, ga usah cari siapa benar siapa salah, ini pernikahan bukan pengadilan. Kalau istri tetiba menekuk muka, pertanda ada yang tidak disuka, tubruk peluk saja lalu ucapkan..."cemberutmu meluluhkan duniaku, apalagi senyummu....". Silahkan gombalannya dicustomize masing-masing. Intinya, jangan lama-lama berantem, karena yang biasanya lama itu Angkot ngetem.

3. HpKu-HpMu, ngertikan maksudnya. Ga perlu takut jika suami atau istri sidak Hp pasangannnya. Kalau saya pribadi, semua Hp, email bahkan medsos saya, istri saya beritahu passwordnya. Ini untuk meyakinkan, bahwa tak ada yang kusembunyikan dari pasangan kita. Kalau saya pribadi, saking menjalankannya prinsip ini, merk Hp kami pun sama, bahkan dua-duanya sama (karena kami masing2 pegang dua HP). Dan...mau tau ga, no Hp kami pun sama...yang beda hanya ujungnya sesuai dengan tahun lahirnya, saya 1980, istri 1982...*eh, ketauan deh umurnya

4. Jangan ada rahasia diantara kita. Nah, kalau tadi rahasia dunia maya, ini rahasia dunia nyata. Saya dan istri adalah tipe pasangan yang selalu menceritakan apapun kejadian kepada pasangan, baik itu suka atau duka, rezeki atau musibah, apapun...bahkan, saya juga cerita sama Istri jika ada wanita yang coba flirting sama saya. Hehehe, beneran loh...tanya aja istri saya.

5. Selalu berkomunikasi jika berjauhan, nanya makan, nanya kesehatan atau sekedar nanya lagi apa? Diatur dosisnya, jangan sampai lebay juga...perhatian yang pas akan menjaga pasangan kita merasa tenang dan terhindar dari was was berlebihan.

6. MEMUJI ! Ini kayaknya ga usah saya ceritain, teman-teman pasti tau saya sering memuji istri dari postingan-postingan saya. Itu yang diposting loh, bayangin yang ga diposting kayak apa...hehehe.

7. Dukung istri menjadi lebih baik, lebih taqwa, lebih banyak ilmu dsb. Kongkritnya, kalau saya sih setiap istri Liqo atau kajian sebisa mungkin saya antar jemput jika pas waktunya. Saya juga mendukung kelancaran bisnis Istri dengan cara mengntarnya berbelanja bahan, mengunjungi butiknya atau sekedar menemaninya di acara muslimah fashion show atau acara2 lainnya, jika tidak bentrok dengan kegiatan saya.

8. Nah...sekarang tips jadi Ayah ala saya. Walau saya belum tergolong Ayah sukses karena anak masih kecil-kecil, tapi satu hal yang selalu saya ingat...pelajaran terbaik untuk anak-anak kita adalah contoh dari Orangtuanya. Ingin anak rajin ke Masjid, ajak anak pergi bareng ke Masjid. Ingin anak rajin baca Qur'an, ortunya pun harus demikian. Ingin anak jadi hafizh Qur'an, sesekali bersama anak menghafal bersama. Ingin anak berdisiplin, ortunya juga disiplin. Intinya...semua kebaikan yang kita inginkan dari anak kita, harus juga kita kerjakan.

9. Terakhir...Ayah adalah role model, hero bagi anak-anaknya. Jangan pernah sekalipun menunjukkan kekerasan kepada Istri kita di depan anak-anak. Efeknya sangat berbahaya untuk kejiawaan anak-anak kita. Jika terjadi pertengkaran, cukup terjadi di kamar, atau di tempat yang anak-anak tidak bisa melihat dan mendengarnya. Anak kita harus tau, bahwa Ayah Bundanya saling menyayangi, karena dengan itu mereka akan nyaman bertumbuh kembang dalam lingkungan yang penuh cinta dan kasih karena Allah semata.

Baarakallahu fiikum

*dari suami dan Ayah yang jauh dari kata baik apalagi sempurna namun mencoba terus belajar dan belajar. Ingatkan aku ya Istriku...ingatkan Abi juga ya anak-anakku sayang.

Post a Comment

0 Comments