Suami Biasa atau Suami luar biasa ?

Oleh : Hilmi Firdausi

Bagi seorang Istri, mendapatkan suami luar biasa adalah Surga sebelum Surga. Begitupula sebaliknya, Istri sholihah adalah anugerah terindah bagi setiap suami di dunia ini.

Addunya mata'...dunia itu perhiasan, wa khoiro mata'iha al mar'atu sholihah, dan sebaik-baik perhiasan adalah istri yang sholihah.

Lalu siapakah suami yan pantas mendapatkan Istri sholihah ? Yuuk dibaca sampai bawah kira-kira suami mana yang berhak mendapatkan bidadari dunia. Kita lihat saja kesehariannya....

1. Bangun Tidur

Suami biasa ;
Bangun tidur, biasanya agak susah bangun karena tidur terlalu larut, sholat shubuh sendirian dirumah, terus tidur lagi sebentar sampai istri teriak nyuruh mandi karena harus bersiap pergi kerja.

Suami luar biasa ;
Bangun lebih awal, menyempatkan sholat malam, bahkan membangunkan sang istri "sayang, bangun, tahajjud yuk, sambil mencium keningnya...klo istrinya agak "kebluk" dia ciprati air hingga istri terbangun. Setelah tahajjud, istirahat sebentar lalu pergi ke masjid mengajak cah lanang sholat shubuh berjamaah.

2. Pamit pergi kerja

Suami biasa ;
"Mah...papah jalan dulu ya", sambil teriak, lalu tergesa-gesa mengambil tas kerja, lalu cuss begitu saja. Sempet sih ngomong "ntar malem papa pulang telat, ga usah ditungguin"

Suami luar biasa ;
"Bunda, Ayah berangkat kerja dulu ya. Doakan Ayah dpat bekerja dgn baik, dpt rizki yang halal dan terhindar dari yang subhat apalagi haram. Oiya, hari ini biar Ayah yang antar kakak ke sekolah, sekalian lewat, ini masih pagi jadi Ayah Insya Allah ga kan terlambat." Lalu ayah bergegas mengambil tas kerja, mencium kening bunda sambil berbisik "mau oleh-oleh apa?!"

3. Diperjalanan

Suami biasa ;
"Hahhhh...macet lagi, macet lagi. Ini pemerintah ngapain aja sih kerjanya, ngeberesin macet aja ga kelar-kelar dari dulu!". Tiba-tiba ada motor menyalip dari kiri mengagetkan "Wooooyyy, emang ini jalanan punya bapak moyang lu ya...dasar ******(sensor)"

Suami luar biasa ;
"Sudah kuduga bakal macet lagi...hhhhhh, smg jadi ladang amal sabar nih. Ya udah, kita dengerin murotal aja sambil muroja'ah hafalan Qur'an." Tiba-tiba ada motor menyalip dari kiri mengagetkan "Heiiii...astaghfirullah, sabar-sabar, Ya Allah lindungilah perjalananku ini"

4. Di kantor

Suami biasa ;
Datang seperti biasa, agak bete karena macet yang luar biasa, say hallo kepada teman sejawat buat basa-basi, langsung bekerja seperti hari-hari biasa, ga ada yang spesial...sesekali mencuri waktu buat buka Medsos atau main game. Siang hari, maksi di kantin, ga sempat sholat berjamaah di masjid/mushola terdekat lalu memilih sholat sendiri di kantor, pulang kerja berusaha lebih awal, biar ga terjebak macet...padahal mah udah bosan di kantor.

Suami luar biasa ;
Datang ke kantor dengan senyum ceria walau habis bermacet ria, say Assalamu'alaikum kpd rekan-rekan sejawat. Fokus bekerja, tidak disambi apapun. Semua dilakukan dengan niat ibadah dan mencari ridho Allah. Jam maksi segera ke masjid/musholla terdekat, menyempatkan sholat berjamaah, sebab ini hari senin, tidak maksi dulu krn sdg shaum sunnah. Membereskan pekerjaan kantor lebih awal dengan tujuan izin sbtar buat Sholat Ashar berjamaah. Pulang tepat waktu, jika kemacetan mendera, sebentar mampir ke Masjid di pinggir jalan untuk membatalkan shaum dan sholat  Maghrib berjamaah. Disamping masjid ada tukang roti bakar, tak lupa memesankan dua bungkus buat keluarga dirumah sebagai buah tangan tanda cinta dari sang Ayah.

5. Kembali kerumah

Suami biasa ;
Tidak hanya baju yang kusut dan lecek, muka juga ikut-ikutan kusut dan lecek karena lelah, istri dan anak-anak menyambut disikapi dingin-dingin saja. Setelah membersihkan diri lebih sibuk mainin hape dan remot TV.

Suami luar biasa ;
Datang dari kantor dengan muka berseri-seri karena disambut oleh senyuman cantik bidadari dan juga pelukan dari anak-anak yang sangat bahagia ayahnya pulang apalagi membawa dua bungkusan rotbak. Setelah mandi, makan malam lalu berbincang dengan keluarga, menanyakan kegiatan anak-anak seharian. Semua dilakukan dalam suasana kehangatan dan penuh cinta.

6. Di kamar tidur

Suami biasa ;
Dingin seperti es, tak ada komunikasi mesra dengan istri, memilih tidur dengan alasan lelah karena kecapean

Suami luar biasa ;
Hangat, komunikatif, mesra...dan selanjutnya terserah anda!

Suami luar biasa memang suami ideal, dambaan para istri. Namun Suami luar biasa juga terbentuk karena cinta, kasih sayang dan akhlaq mulia seorang istri dalam melayani  suami. Jangan lupa istri mendoakan para suami agar hidayah Allah menyapa bagi yang belum tersapa...jika sudah tersapa, doakan semoga istiqomah. Bahagia bersama di dunia, berlabuh hingga ke Surga. Aamiin.

Post a Comment

0 Comments