PEMUDA yang Dinaungi ALLAH SWT di Hari Kiamat

"Masa muda masa yang berapi-api", kata Bang Haji Roma dalam lirik lagunya.

Lirik itu benar adanya, sahabat muslimah. Masa muda merupakan masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia.

Ini merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah Ta’ala.

Dan sebagaimana nikmat-nikmat besar lainnya dalam diri manusia, nikmat inipun nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Ta’ala.

Akan tetapi bersamaan dengan itu, masa muda adalah masa yang penuh dengan godaan untuk memperturutkan hawa nafsu. Seorang pemuda yang sedang dalam masa pertumbuhan fisik maupun mental, banyak mengalami gejolak dalam pikiran maupun jiwanya.

Hal ini sering menyebabkan dia mengalami keguncangan dalam hidup dan berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari berbagai masalah tersebut.

Sahabat muslimah, dalam kondisi seperti ini, tentu peluang untuk terjerumus ke dalam keburukan dan kesesatan yang dibisikkan oleh setan sangat besar sekali.

Apalagi Iblis telah bersumpah di hadapan Allah bahwa dia akan menyesatkan manusia dari jalan-Nya dengan semua cara yang mampu dilakukannya. Tentu dia tidak akan  menyia-nyiakan  kesempatan ini.

Islam sangat memberikan perhatian besar kepada upaya perbaikan mental para pemuda. Karena generasi muda hari ini adalah para pemeran utama di masa mendatang. Mereka adalah pondasi yang menopang masa depan umat ini.

Oleh karena itulah, banyak ayat al-Qur’an dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menghasung kita untuk membina dan mengarahkan para pemuda kepada kebaikan.

Karena jika mereka baik maka umat ini akan memiliki masa depan yang cerah, dan generasi tua akan digantikan dengan generasi muda yang shaleh, insya Allah.

Pemuda yang dijanjikan akan mendapatkan naungan Allah Ta’ala

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allâh dibawah naungan ‘Arsynya pada hari tidak ada naungan selain naungan Allâh Azza wa Jalla (yaitu) : imam yang adil; Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allâh Azza wa Jalla ; Seorang laki-laki yang mengingat Allâh dalam kesunyian (kesendirian) kemudian dia menangis (karena takut kepada adzab Allâh); Seorang laki-laki yang hatinya selalu bergantung dengan masjid-masjid Allâh; Dua orang yang saling mencintai, mereka berkumpul dan berpisah karena Allâh Azza wa Jalla ; Dan seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang permpuan yang memilki kedudukan dan cantik akan tetapi dia menolak dan berkata, ‘Sesungguhnya aku taku kepada Allâh.’ Dan seorang laki-laki yang bersedekah dengan sesuatu yang ia sembunyikan, sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. [HR. Al-Bukhâri dan Muslim).

Salah satu sosok pemuda hebat dimasa Rasulullah adalah Mush'ab bin Umair ra.

Beliau menghabiskan masa mudanya untuk jihad dan dakwah. Melalui kesungguhannya dalam dakwah, suku Aus dan Khazraj memeluk Islam. Bahkan mereka menjadi ahlun nushroh, penolong-penolong agama Allah. Yang bersedia menyerahkan kekuasaan mereka di Madinah kepada rasulullah SAW untuk diterapkan hukum Islam.

Pemuda yang pada masa jahiliyah dikenal 'Pangeran Makkah' karena ketampanan dan penampilan mewahnya ini, rela berkorban meninggalkan segala kemewahan hidup demi memilih Islam. Terus istiqomah di jalan perjuangan hingga syahid dalam Perang Badar.

Bahkan pengorbanannya menuai pujian makhluq paling mulia, Rasulullah SAW yang bersabda,  “Dahulu saya lihat Mush’ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya tetapi semua itu ditinggalkan karena cintanya pada Allah dan RasulNya.”

Inilah sosok pemuda muslim yang dicintai oleh Allah Ta’ala. Pandai mensyukuri nikmat besar yang Allah Ta’ala anugrahkan kepadanya, serta mampu berjuang menundukkan hawa nafsunya pada saat-saat tarikan nafsu sedang kuat-kuatnya menjerat seorang manusia.

Ini tentu merupakan hal yang sangat sulit dan berat bagi setiap pemuda. Maka wajar jika kemudian Allah Ta’ala memberikan balasan pahala dan keutamaan besar bagi para pemuda.

Allahu'alam bi showab.[Info Muslimah Jember]

Post a Comment

0 Comments