Pembubaran LDK: Bukti Nyata Islamphobia

Oleh: Dwi Maulidiniyah
Koordinator Pusat BMI Community

Lembaga Kajian KeIslaman Kontemporer (LK3) El Fath dan IMAM yang merupakan unit kegiatan mahasiswa yang selama ini bergerak dibidang dakwah Kampus/Kerohanian dan kajian keIslaman dicabut legalitasnya oleh pihak birokrat Universitas Pamulang (UNPAM). Padahal sebelumnya dua unit kegiatan Mahasiswa tersebut sudah melangsungkan kegiatannya secara resmi di dalam lingkup kampus UNPAM selama bertahun-tahun, namun secara tiba-tiba keberadaan dua UKM tersebut kini dicabut legalitasnya (Dibubarkan) setelah hasil rapat dan pertemuan Rektorat per tanggal 25 September lalu berdasarkan pengakuan dari anggota El Fath UNPAM sendiri.

Kebijakan yang tidak wajar dari pihak kampus karena UKM LK3 El Fath dan IMAM UNPAM ini hanya berisi kajian-kajian keIslaman untuk pemuda. Mereka hanyalah perkumpulan mahasiswa muslim yang peduli terhadap pergaulan pemuda agar tidak melanggar syari’at Allah yang tentunya sudah sangat jelas akhir-akhir ini banyak sekali pergaulan bebas pemuda yang merugikan mereka sendiri. Hal seperti ini harusnya didukung oleh pihak kampus, karena mereka adalah mahasiswa yang mau peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Bukan malah dibungkam dan dibekukan.

Dicabutnya legalitas UKM LK3 el fath dan IMAM UNPAM ini menunjukan bahwa ada kekhawatiran yang berlebihan dari pihak kampus terhadap ajaran Islam atau yang sering kita kenal dengan sebutan Islamphobia. Apa sebenarnya yang ditakutkan pihak kampus dari kajian Islam sendiri? Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, Islam tidak pernah mengajarkan untuk membangkang dari orang tua dan guru, Islam malah mengajarkan untuk beradab baik terhadap orang tua dan guru, Islam mengajarkan syariat yang sempurna, sehingga pantas Islam disebut rahmatan lil’alamin. Apakah ini hal yang ditakutkan oleh pihak kampus?

Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, tindakan pembekuan UKM LK3 el fath dan IMAM UNPAM ini adalah suatu tindakan pembungkaman terhadap sikap kritis pemuda akibat Islamphobianya pihak kampus. Jika ini dibiarkan begitu saja, tentu ini akan mematikan karakter mahasiswa yang kritis dan peduli terhadap masyarakat serta lingkungannya. Ini sungguh berbahaya![Back to Muslim Identity]

Post a Comment

1 Comments

Anonymous said…
afiliasi nya hti ya