Para Tokoh Muslimah Se-Tanggerang Raya Merajut Persatuan Menolak Ancaman

RemajaIslamHebat.Com - Tangerang. Selasa, 10 Oktober 2017, Aliansi Tokoh Muslimah Tangerang Raya melaksanakan Majelis Mudzakarah Muballighat di Masjid al-Hidayah, Lippo Karawaci, Tangerang. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 hingga 11.30 WIB tersebut mengangkat tema "Merajut Persatuan dan Ukhuwah untuk Kebangkitan Islam".

Hadir sebagai pemateri pertama adalah Ustadzah Hj. Elly Malihah, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, Tangerang Selatan; yang juga merupakan pengurus Muslimat NU Kota Tangerang Selatan. Sedangkan materi kedua dibawakan oleh Ustadzah Ir. Dedeh Wahidah Achmad, muballighah sekaligus pemerhati masalah sosial.

Dalam paparannya, Ummi Elly, begitu biasa Ustadzah Elly Malihah dipanggil, menyampaikan betapa pentingnya persatuan di tengah umat Islam. Bahwa setiap muslim adalah bersaudara sudah termaktub dalam al Quran.

Ummi Elly menekankan bahwa Islam tegak atas empat pilar, yaitu:
1. Ulama yang mengajarkan ilmunya
2. Orang kaya yg mendermakan harta di jalan Allaah
3. Pemimpin yg adil
4. Doa para fakir miskin

Setiap pihak memiliki peran sehingga harus terjalin persatuan. Lebih jauh,  Ummi Elly menjelaskan bahwa organisasi-organisasi Islam pun harus bersatu walau terdapat perbedaan. Yang perlu dilakukan adalah memberdayakan organisasi, bukan mencari makan dari organisasi. Jangan sampai terjadi perpecahan di kalangan umat akibat ulah kaum muslim sendiri.

Sementara pemateri kedua menyoroti bahwa selain perpecahan, umat juga tengah menghadapi ancaman lain, yaitu ancaman ideologi kapitalisme-liberalisme dan sosialisme-komunisme. Ustadzah Dedeh menjelaskan bahwa telah nyata kerusakan di tengah umat yang diakibatkan oleh ideologi kapitalis dan komunis. Jangan sampai umat salah mendeteksi ancaman, karena yang sedang terjadi adalah monsterisasi terhadap Islam dan ajarannya. Jangan sampai umat justru melihat Islam dan ajarannya sebagai ancaman, karena ancaman sebenarnya justru ideologi kapitalisme dan komunisme. Untuk itulah diperlukan persatuan di tengah umat guna menangkal ancaman yang sebenarnya.

Menanggapi pertanyaan Ustadzah Hj. Tien Husna (pengurus Majelis Mujahadah dan Forum Majelis Ta'lim Kota Tangerang) mengenai apa yang seharusnya dilakukan dalam menghadapi segala ancaman di atas, Ustadzah Dedeh menjelaskan bahwa para muballighat memiliki peran penting dalam mengedukasi umat. Karenanya, para muballighat harus senantiasa meningkatkan wawasan dan kualitas keilmuannya.

Adapun Ustadzah Sari dari Curug, Kabupaten Tangerang, yang mempertanyakan khilafah sebagai ancaman, dijawab oleh Ustadzah Dedeh bahwa khilafah adalah ajaran Islam yang digali dari sumber-sumber yang dipercaya. Orang yang menganggapnya sebagai ancaman pastilah orang yang tidak memihak kepada Islam. Seorang muslim yang memahami ajaran agamanya dengan baik tidak akan menjadikan ajaran agamanya sebagai ancaman.

Acara berjalan dengan hangat dan dalam suasana yang santai. Di akhir acara, para peserta berfoto bersama dengan pemateri sebelum akhirnya menyantap makan siang yang telah disediakan panitia.[Muslimah Banten Bersyariah]

Post a Comment

0 Comments