Muballighoh Jember, "Dakwah Harus Tak Boleh Berhenti Ila Yaumil Qiyamah"

RemajaIslamHebat.Com - "Majlis ilmu, dakwah tak boleh berhenti ila yaumil qiyamah. Apapun yang terjadi", tegas salah satu muballighoh yang disampaikan pada sesi sharing dalam acara Liqo' Muharram Muballighoh yang diadakan Forum Silaturrahmi Muballighoh Peduli Umat dan Majlis Taklim Jember.

Statement yang menyemangati tak kurang dari 40 muballighoh dan pemangku pesantren ini mengamini pengantar materi yang disampaikan usth. Ummu Afifah. Beliau menyampaikan kewajiban ber-Islam secara kaffah sebagai syarat agar mendapatkan pertolongan Allah yang akan mengeluarkan ummat dari kegelapan menuju cahaya petunjuk. Beliau menjabarkan kondisi ummat yang sedang terpuruk, jauh dari petunjuk. Namun ketika para ulama perempuan dan para muballighoh berdakwah untuk menyelamatkan ummat dengan menyerukan penerapan hukum Islam, hal ini dipersulit dengan adanya Perppu Ormas. Hal ini persis kondisi dakwah di masa Rasulullah SAW. Dimana pada masa itu Rasulullah juga mengalami hambatan dakwah dari penguasa Quraisy, mulai dari fitnah-fitnah keji terhadap dakwah dan pengembannya, hingga siksaan dan pemboikotan. Maka yang harus dilakukan pengemban dakwah adalah terus berdakwah sebagaimana yang diperintahkan Allah dan diuswahkan oleh Rasulullah SAW.

Menanggapi pengantar materi ini, Ibu Sulami seorang muballighoh yang sudah lama berkecimpung dalam dakwah menyampaikan beratnya berdakwah dalam kondisi sekarang. Dengan mata berkaca-kaca, beliau menyampaikan persoalan yang sedang di hadapi ketika berdakwah di tengah-tengah masyarakatnya. Dimana sejak massifnya fitnah dan kriminalisasi terhadap Islam dan ulama yang disusul dengan Perppu Ormas, dakwah semakin sempit. Aktifitas dakwah dicurigai dan ditakuti. Padahal umat, khususnya masyarakat di majlis taklim-majlis taklim yang beliau ampu sangat membutuhkan dakwah dan dipahamkan tentang Islam.

Ny.Hj.Ruqoidah, pemangku salah satu pesantren modern di Jember menyampaikan dibutuhkannya peran ulama perempuan di tengah-tengah masyarakat. Beliau juga memberikan kiat-kiat dalam berdakwah berdasarkan pengalaman beliau. Dan menyemangati para peserta yang hadir untuk sabar & istiqomah dalam dakwah.

Statement Ibu Hj. Nur Fitria Asri dari BKMT Jember menjadi pamungkas dalam sharing kali ini. Beliau menegaskan bahwa Perppu Ormas wajib ditolak. Karena menjadikan para juru dakwah "nggak kendel" dalam menyampaikan Islam. Padahal semua yang hadir sudah sepakat bahwa saat ini ummat sedang terpuruk oleh berbagai persoalan dan hanya Islam kaffah yang bisa menjadi solusi. Namun ajaran Islam yang sempurna dari urusan individu hingga negara sudah mulai takut-takut untuk disampaikan karena para da'i "ditakut-takuti" dengan Perppu Ormas dan kriminalisasi ajaran Islam serta kriminalisasi ulama.

Jelang dhuhur, acara yang diadakan di aula Rumah Makan ini ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan Islam dan ummat. Serta kesepakatan bersama untuk tolak Perppu Ormas serta harapan pada Forum Silaturrahmi Muballighoh Peduli Ummat dan Majlis Taklim Jember agar acara temu muballighoh seperti ini rutin diadakan. Demi memperkuat barisan muballighoh dan ulama perempuan dalam berdakwah dan memberikan sumbangan menghadapi persoalan bangsa dengan Islam.[Info Muslimah Jember]

Post a Comment

0 Comments