Mie Sedaaapp Goreng Tapi Rasa Lain-lain

RemajaIslamHebat.Com - Kali ini nulis yang ringan-ringan aja, malah kalo bisa nulis seringan balon gas mainan si baby yaaaahhh dicoba tak mengapa, hehehe.

Daripada gak nyetor tugas, tulis hal yang paling dekat dan hal yang barusan dialami aja, supaya gak perlu mikir keras buat tuangin ide tulisan.

Baiklah pemirsa yang semoga budiman.

Beberapa jam yang lalu si perut bicara ke telinga.

''Nga, gue laper nih, kasih tau si mulut dong buat masukin sesuatu, apaaaa gitu. Nasi keq, kue kek ato klo lagi males mie juga gpp''

Lalu si telinga menjawab.
''Sabar Rut yah? (Rutsahamaya kelesss ). Saya coba koordinasikan dulu ke Mulut.''

''Yooooiii, don't be long ya Nga'?'' Timpal perut sok Enggres-Enggres.

Si Telingapun mencolek si Mulut.
''Eh Lut (Luhut penjahitan kaliii ), jangan ngatup mulu dong, si perut di bawah laper tuh, masukin sesuatu ke guamu.''

''Oooww Rutsahamaya minta diisi? '' Respon si Mulut santai.

''Iya, katanya cepetan jangan lama'' jawab telinga.

Sementara si Perut lagi ngadain kontes bahasa Internasional. Sedari tadi bahasa Mandarin dan bahasa Inggris gak beraturan terdengar paling menguasai rongga perut. Hehehe

Si Mulutpun bertanya ke Telinga, ''si Perut gak sekalian pesen jenis makanan apa yang diinginkan? ''

''Oia lupa, katanya apa aja boleh, mie juga gpp'' buru-buru Telinga menjawab.

''Baiklah, mie aja yah, si Perut paling doyan tuh sama mie goreng, ntar saya suruh tangan dan kaki membentuk team work untuk membuat menu mie goreng spesial buat si perut'' Timpal mulut panjang lebar diselimuti sedikit bumbu alay nan lebay.

Lalu diperintahkanlah si kaki untuk melangkah ke dapur, tanganpun tak lupa menjalankan mandatnya dengan meraih mie sedap goreng.

Kaki kemudian menuju kran air, lalu tangan memutar, lanjut ke kompor gas untuk menjerang air.

Setelah air mendidih diraciklah mie goreng spesial yang akan dipersembahkan untuk perut.

Berselang beberapa menit, taaaadaaaa mienya sudah siap disantap.

Kaki dan tangan kembali ke posisi semula karena sudah menunaikan tugasnya.

Mulutpun memberi komando pada Telinga untuk memberi tahu si Perut bahwa sebentar lagi kiriman logistik akan mendarat di wilayahnya.

Singkat cerita dimasukkanlah mie goreng itu melalui mulut. Melintasi tenggorokan lalu mampir ke lambung untuk pemeriksaan keamanan.

Suapan berikutnya sensor (lidah mendeteksi kebohongan) sesuai dengan jargon mie sedaaapp, karena rasa gak pernah bohong, hehehe.

Perutpun mulai memberontak, ada yang tidak beres nih, kenapa mie goreng rasa lain-lain tak seperti biasanya?

Secepat kilat segeralah berembuk si telinga, tangan dan kaki sebelum si perut murka.

Tangan lalu mengusap-usap si mata sambil berkata ''Hey mata, tolong ambil kemasan mie tadi, kenapa bisa salah? ''

Mata menjawab ''Kamu kali yang ambil, kan kamu tangan, lagian kemasannya sudah di tempat sampah, yaaa tugas kamu dong mengais sampah, hehehe''

''Ooo iya ya,  hehehe'' sahut Tangan ikutan terkekeh.

Tanpa tunggu disuruh si Kaki dengan segera menuju tempat sampah lalu tangan meraih kemasan mie instan yang tadi isinya sudah diseduh.

Mata lalu kemudian memperhatikan, menimbang, lalu memutuskan bahwa ternyata setelah diperhatikan dengan cara saksama dan dalam tempo yang tidak sesingkat-singkatnya maka telah terjadi kesalahan dan kekeliruan.

''Waaaahhh pantas saja perut dan lidah komplain. Mata siiihh gak merhatiin dari awal. Waktu belanja di IndoApril kamu jelalatan kali Ta'' si Kaki buka suara.

''Bukannya kamu Ki yang buru-buru melangkah makanya saya gak sempat baca, cuma merhatiin warna kemasannya doang.'' Jawab Mata gak mau disalahkan.

Dari kisah asal-asalan di atas, kita bisa belajar tentang ketelitian, job description masing-masing dan kerja sama tim.

Saya memang dalam kondisi buru-buru saat belanja, tidak sempat membaca kemasan.

Letak mie goreng dan mie crispy ayampun diletakkan berdampingan macam suami istri di pelaminan.

Baju yang dikenakanpun sama-sama warna merah. Terang aja bikin pangling.

Coba kemasan mie ayam crispi warna biru, bisa meminimalisir kekeliruan saya bukan?

Tapi mungkin ini strategi perusahaan juga kali kasih jubah warna merah, supaya couplean sama mie goreng, hehehe.

Tapi insya Allah cukup sekali ini dah, makan mie goreng rasa  ayam krispi, gak sesuai ekspektasi pemirsa .

Nb : Terima kasih untuk pak Syamsul Putra Gowa, atas masukannya. Pembaca yang cerdas dan kritis .

#30DWC9Day9
**Nurb@y@ Tanpa Siti

Penulis : Nur Baya

Post a Comment

0 Comments