Konsep Pendidikan Islam Lebih Unggul

Oleh : Yanti Tanjung

TEORI psikologi tentang kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan  emosional ( EQ) ternyata dirasa belum cukup bagi anak untuk mengarungi kehidupan, untuk bisa mencari solusi bagi kehidupannya, bisa mandiri, bukan anak manja dan anak yang selalu tergantung pada orang lain. Maka muncul teori lagi bahwa anak butuh ketangguhan dan ketahanan dalam menghadapi konflik agar dia bisa sukses, ini yang disebut Advercity Qoatien.

Inilah yang Syeikh Taqiyyuddin An-Nabhani sinyalir bahwa pskologi dan ilmu pendidikan bukanlah kajian ilmiah sehingga kebenarannya itu pasti, kedua ilmu ini sejatinya berpeluang untuk salah. Psikologi dan ilmu pendidikan itu adalah kajian aqliyyah dimana harus didefinisikan secara benar realitas/fakta yang dihadapi.

Sebutlah dalam mendidik anak maka sasaran tembaknya adalah pola berpikir dan pola prilaku anak, maka perlu mendefinisikan apa itu berpikir, apa saja unsur berpikir, bagaimana proses berpikir, level berpikir, metode berpikir, bagaimana anak bisa paham dsb. Hal ini butuh kajian aqliyyah.

Juga perlu mendefinisikan apa itu prilaku, apa yang membuat anak  melakukan sesuatu, apa yang mempengaruhi prilaku anak, gejala emosional yang muncul dilihat dari prilaku, apa itu naluri, macam-macam naluri, bagaimana naluri itu bisa dikendalikan, trus bagaimana anak bisa tangguh menghadapi konflik dsb.

Maka dalam Islam sesungguhnya sudah menjelaskan konsep yang unggul bagi kecerdasan anak dan bagi ketahanan dan ketangguhan anak dalam meraih kesuksesan hidup, tidak hanya sukses untuk pribadinya tapi juga dia bisa sukses menakluk dunia untuk kemuliaan Islam.

Keunggulan konsep Islam ini melebihi teori IQ,EQ dan AQ, sebab konsep pendidikan Islam tujuannya adalah membentuk kepribadian Islam. Dan Islam juga punya konsep bagaimana kepribadian Islam ini bisa tangguh, berpengaruh dan memimpin. Sehingga ketika anak memiliki kepribadian islam seperti ini dia dapat menjalani hidup dengan kesuksesannya sebagai insan kamil yang tidak hanya mulia di dunia juga mulia di akhirat.

Apa yang hendak saya sampaikan adalah bahwa dalam mendidik anak ambillah dari fikrah Islam saja, fikrah yang hanya terpancar dari aqidah Islam, sehingga seluruh pemikiran dan ide turunannya tetap dalam koridor aqidah islam. Sisi lain saya juga benar-benar hendak meyakinkan bahwa keunggulan konsep pendidikan islam ini beanar adanya sehingga kita tidak membutuhkan teori lain tentang pendidikan dalam mendidik anak- anak kita.

Harapan besar saya saat ini adalah hendak mengajak seluruh ayah bunda mari kita tunjukkan bahwa konsep pendidikan islam itu adalah satu-satunya dan the best consept dan sangat aplikatif, deteil, rinci dan dalam jaln ridha Allah.[]

Post a Comment

0 Comments