Kendari Darurat Narkoba

Oleh: Nurhayati, S.ST

INDONESIA dengan sekelumit permasalahan yang mengerogoti sendi-sendi kehidupan bangsa ini, kasus permasalahan pemerintahan, ekonomi dengan utang luar negeri yang terus meningkat, kasus degradasi moral tak terkecuali.
Sedikitnya 30 pelajar di Kota Kendari di rawat di RumahSakit usai mengonsumsi obat yang diduga mengandung zat berbahaya yang tergolong jenis narkotika. Dari 30 orang tersebut, satu orang diantaranya meninggal. Korban diketahui merupakan murid di bangku Sekolah Dasar (SD).Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Murniati menyebutkan, 30 orang yang dirawat itu tersebar di beberapa rumah sakit yang ada di Kota Kendari. (zonasultra.com)

Pada Kamis (14/9/2017) pagi sekitar pukul 05.25 wita. Tim SAR Kendari menemukan satu orang remaja yang tenggelam di Teluk Kendari. Menurut pengakuan sang ayah korban Rauf (50) anaknya diduga menggunakan jenisobat yang sama dengan 50 pemakai obat-obatan terlararang lainnya yang saat itu dirawat di sejumlah Rumah Sakit.Bahkan dalam berita terakhir jumlah korban sampai sekitar kurang lebih 60 orang, miris!

Kondisinya Sudah Memprihatinkan

Di tahun 2015 data pengguna narkotika menurut La Mala yang menjabat sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Nasional Narkoba Provinsi (BNNP) Sultra La Mala di Kendari, “pemakai narkoba di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mencapai 27.158 orang yang tersebar di 15 kabupaten dan dua kota, dan mayoritas terbanyaknya adalah pelajar”. Itu data di dua tahun lalu belum ada kabar terkini lagi update terbaru jumlah penyalah gunaan obat-obatan terlarang ini.

Maraknya kasus narkoba yang terjadi akhir-akhir ini yang sempat menyeret artis-artis Indonesia ternyata dikota Kendari juga telah menjadi sasaran empuk bagi para pengedar. Tak hanya menyasar kaum dewasa ternyata pelajar dalam hal ini remaja juga ikut menjamah barang haram ini. Sungguh memperihatinkan!

Lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah juga ikut andil dalam mencegah para siswa-siswanya tidak ikut mengkonsumsi narkoba dengan mendatangkan penyuluhan ke sekolah yang bekerjasama dengan BNN. Terlebih lagi dirumah, orang tua mana yang rela membiarkan anaknya bergaul dengan bebas apalagi mengkonsumsi narkoba. Tentu tidak ada orang tua yang mau membiarkan anaknya terjebak dalam lingkaran setan ini.
Tidak sedikit upaya yang sudah dilakukan namun berbagai kasus yang terjadi tidak jua habis tuntas. Misal kasus penyelundupan narkoba asal Taiwan dan China dengan jumlah yang berton-ton membuktikan lemahnya upaya penjagaan keamanan dan stailitas negara. Disisi lain, berbagai hal merusak kepribadian rakyat termasuk massifnya kebudayaan barat (westernisasi) melenggang bebasmasuk khususnya kepada generasimuda, yang akhirnya mendarah daging menjadi suatu kebiasaan yang buruk da nsusah dihilangkan.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa berbagai masalah-masalah yang terjadi di Indonesia adalah karena lemahnya sistem yang diterapkan. Sistem ini dibuat oleh manusia begitupun peraturan di dalamnya. Akibatnya dari manusia yang membuat aturan sendiri sehingga kehancuran seperti sekarang ini, padahal kita tahu bahwa manusia itu pasti pernah berbuat salah, lemah, terbatas, serba kekurangan, dan tentunya terselip kepentingan pribadi ataupun kelompok dalam setiap kebijakan yang diambil. Tidak ada salahnya apabila kita melirik sedikit bagaimana Islam membuat peraturan. 

Islam Solusinya!

Islam mempunyai seperangkat aturan yng s sempurna dari Sang Maha Sempurna yang ditujukan semata-mata untuk kemaslahatan manusia pada umumnya, yang mengatur seluruh perbuatan manusia dari mulai tata cara masuk kedalam kamar mandi sampai masuk syurga, dari bangun tidur sampai tidur lagi. Tidak tanggung-tanggung aturan di dalam Islam adalah dibuat langsung oleh sang pencipta manusia yaitu Allah Swt, yang aturannya jelas didalam Alquran dan As-Sunnah yang diwahyukan kepada Rasulullah Muhammad Saw. Sang Pencipta manusia tentu lebih mengetahui apa saja peraturan-peraturan yang harus menjadi aturan untuk manusia, karenaDia-lah yang lebih tahu bagaimana ciptaan-Nya. Ketika terdapat larangan dan perintah tentu ada sejuta hikmah dibalik itu semua yang tidak manusia itu ketahui.

Maka haruslah kita kembali kepada sistem aturan Islam yang super sempurna sesuaiTQS. Al-Maidahayat 3, “… Hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku cukupkan nikmat-Ku untukmu, dan telah Ku Ridhai Islam sebagai agamamu… ”.
Karena ketika syariat Islam diterapkan, peluang penyalahgunaan narkoba, akan tertutup. Landasan akidah Islam mewajibkan negara membina ketakwaan warga negaranya.

Ketakwaan yang terwujud akan mencegah seseorang terjerumus narkoba, dan nasib generasi muda saat ini akan terselamatkan dari kebobrokan moral. Bukan hanya terselamatkan dari kebobrokan moral tetapi juga generasi muda tersebut akan menjadi  calon pemimpin masa depan dengan cara-cara yang diridhoi oleh Allah swt.Atas bimbinga norang tuanya yang takwa dan upaya pemerintah melaksanaka naturan Islam secara sempurna dengan aturan yang bersumber dari Kalamullah dan Sunnah Rasul-Nya.[nh]
Wallahu ‘alam bishowab[]

Post a Comment

0 Comments