Bincang Cerdas Muslimah (BCM) UHO Ajak Mahasiswi Berhijrah

Kabar UHO -  Alhamdulillah, LDK BKLDM KEAKHAWATAN UHO kembali sukses melaksanakan kegiatan rutin BCM pada hari Ahad 08 Oktober 2017 dengan mengangkat sebuah topik "Karena Ajal Tak Menunggu Kita Berhijrah"..
      

Kegiatan ini di buka oleh moderator ukhti Juli yang kemudian dilanjutkan oleh pemateri ukhti khaira selaku aktivis BKLDM keakhawatan UHO. Dalam menyampaikan materinya, ukhti Khaira menjelaskan makna hijrah itu sendiri sembari mengingatkan kembali seluruh peserta akan peristiwa besar hijrahnya Rasulullah dengan para sahabatnya dari Mekkah ke Madinah. Ia kemudian menjelaskan bahwa hijrah tidak selalu identik dengan perpindahan tempat, namun bisa juga bermakna usaha untuk memperbaiki diri dengan mengutip hadits "Sebaik-baik orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah S.W.T" (HR. Tirmidzi).

Selanjutnya pemateri juga menegaskan bahwa setiap manusia itu sejatinya tak abadi, tak seorang pun dari kita yang tak berbatas waktu, "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian"(TQS. Al Anbiya:35). Ia pun bertanya kepada peserta "Adakah diantara kita yang dapat menangguhkan datangnya ajal? Adakah diantara kita yang dapat menjamin diri kita bahwa beberapa detik, menit, jam, dan hari kemudian kita masih dapat bernafas?" Sungguh ketidakmampuan kita untuk menjamin diri kita menunjukkan kita adalah makhluk yang lemah, maka tak heran tak ada yang dapat melakukannya, lanjutnya. Ia pun kembali mengutip "setiap manusia memiliki batas waktu. Jika ajal itu datang kepada mereka, maka mereka tak dapat menangguhkannya sesaatpun ataupun mempercepatnya"(TQS. Yunus:49). "Dimanapun kalian berada, ajal akan datang menjemput kendatipun kalian berada dalam benteng yang tinggi lagi kokoh". (An-Nisa:78)
  

Iapun kembali bertanya "Lantas apa yang membuat kita masih menunda-nunda berhijrah? Bagaimana jika ajal datang disaat kita bahkan masih berkutat dalam kemaksiatan?" Pemateri juga memaparkan keutamaan-keutamaan berhijrah dengan mengutip TQS. An-Nisa:100, Ali-'Imran: 195, At-Taubah 20-22. Sebagai Kesimpulan, ukhti Khaira kemudian mengajak para sahabat taat(panggilan untuk peserta) untuk memantapkan hati untuk berhijrah dan istiqomah dalam hijrah. Ia juga menjelaskan bahwa dalam berhijrah kita kemudian harus meyakini adanya konsekuensi yang akan kita hadapi, karena pada dasarnya untuk naik ke derajat yang lebih tinggi haruslah melalui ujian, dan ketahuilah ujian itu salah satu bentuk cinta Allah kepada hambanya. [LDK BKLDM Keakhawatan UHO]

Post a Comment

0 Comments