Antara Aku, Kau dan Skripsi

RemajaIslamHebat.Com - Saat mahasiswa memasuki etape akhir perjuangan dalam hal ini penyusunan suatu karya tulis maka :

1. Berat badannya menurun drastis karena suka lupa makan.

2. Bau badannya meningkat tajam karena keringatan menunggu pembimbing mulai sunrise sampai sunset.

3. Dikit-dikit kepala pusing karena revisi pembimbing makin meninggi.

4. Suka gagal fokus kalo pembimbing gagahnya kebangetan. Amboiiii rupawan nian dikau.

5. Suka salting klo pembimbingnya cantik, halus, mulus, wangi dan senyumnya sendu menawan. Aduhaiiiii makhluk ghaib dari manakah gerangan?

6. Mendadak suka amnesia, sudah diinstruksikan revisi dan perbaiki masih aja lupa, lupa, dan lupa.

7. Mendadak punya gebetan baru buat nganter konsul kemana-mana. Hati-hati, dosa lho yah manfaatin anak orang. Noh, sana banyak ojek online .

8. Tiba-tiba jadi kutu kupret, eh kutu buku dadakan. Membacanya hanya pas saat menyusun karya tulis, abis itu say goodbye sama kumpulan referensinya.

Itulah beberapa realita mahasiswa yang sementara menyusun, silahkan kalo mau ditambahkan .

Saya hanya ingin berpesan bahwa jangan sekali-kali karya tulismu dibuatkan oleh orang lain.

Karena kenapa?

Karena sesungguhnya kamu membohongi diri sendiri, orang tua, teman-temanmu dan almamatermu.

Ketika karya tulismu dibuatkan oleh orang lain maka kamu telah menciderai kekayaan intelektual, bagaimana tidak,  namamu terpampang nyata di sampul skripsi sebagai karyamu tapi pada kenyataannya hasil karya orang lain kan?

Secara tidak langsung kamu turut berpartisipasi dalam mensukseskan transaksi kejahatan intelektual / kejahatan akademik saat kamu menggunakan jasa pembuatan karya tulis.

Percayalah, kamu akan selesai tanpa menggunakan jasa mereka. Itulah gunanya ada pembimbing.
Peran utama mereka yaaaa membimbing kalian.

Apalagi ada 2 pembimbing. Insya Allah pembimbing kalian  adalah orang yang dianggap cakap dan mampu untuk mengakomodir kesuksesan karya tulismu.

Oia 1 lagi, jagalah adab saat kalian mengadakan konsultasi. Apalagi saat bimbingannya di luar area kampus.

Bagi mahasiswa perempuan, berpenampilanlah yang sopan, bicara seperlunya, secukupnya dan seadanya.

Tidak usah berbicara setengah mendesah nan mendayu penuh kemanjaan. Terlebih apabila pembimbingnya dosen laki-laki.

Tak usah sok merajuk ''Ngggg... Paaakkk, Acckan saja pak.. Ngg.. Nggg... '' disertai body language yang bikin gemessssss.

Jangan konsultasi berduaan sama dosenmu. Karena yang ketiganya adalah nyamuk atau lalat.

Apalagi kalo malam-malam dan hanya kalian berdua, belum lagi tiba-tiba ada hujan lokal. Jam semakin merangkak mendekati tengah malam. Meskipun dosenmu menawarkan untuk nginap ( padahal hanya ada kalian berdua), BISMILLAH PULANGLAH!!!!

Tak apa basah kuyup karena kehujanan di jalan. Daripada basah kuyup karena penyesalan dikemudian hari.

Yakin dan percaya dosenmu akan jauh lebih simpati dan menghargaimu jika kamu lebih memilih pulang ketimbang berduaan dengannya.

#sarapankata
#kmoindonesia
#mahasiswaVSdosen(19)

**Nurb@y@ Tanpa Siti

Penulis : Nur Baya

Post a Comment

0 Comments