Tidak BUTUH INVESTOR

Oleh : RudiniDPSI

SEJAK tahun 2014 Saya menyeriusi terjun ke bisnis properti tanpa bank dan tanpa riba, tak hanya serius, Saya memutuskan untuk FOKUS pada bisnis ini saja. Karena menurut Saya, bisnis itu hanya 'keadaan' yang menjadi penghantar datangnya rejeki, bukan penentu. So, berapapun banyaknya bisnis yang dijalankan, tetap saja rejekinya tak bertambah dan tak berkurang. Walau Kita bisa saja punya bisnis yang banyak, syaratnya: benar caranya dan maksimal menjalankannya.

Jujur, Saya tidak tahu bagaimana rasanya diuber-uber Investor seperti Developer Konvensional yang tiap bulan berjibaku dengan bunga Bank, sebab memang TIDAK PERNAH melibatkan Investor sama sekali dalam semua project properti tanpa bank dan tanpa riba yang sudah berjalan. 

Apa kuncinya? Saya akan menyesuaikan semua kondisi yang dibutuhkan dalam suatu project agar bisa berjalan tanpa investor DANA.

Contoh kondisi yang perlu disesuaikan adalah Lahannya (tanah) sebagai salah satu komponen biaya utama dalam properti. Saya pasti akan mencari lahan yang mau dikerjasamakan, minimal kerjasama dalam hal termin pembayaran. Jika tidak terpenuhi, maka Saya tidak akan memaksakan diri, Saya akan nyari lahan lain yang bisa dikerjasamakan. Sebab orang Bijak mengakatan "Jangan cintai lokasinya, tetapi cintai transaksinya" :D

Namun, ada 1 lahan yang membuat Saya begitu 'bernafsu' untuk diakuisisi, lokasinya tepat di pinggir jalan utama, luasannya lebih dari 5 ha, pemiliknya Muslim dan seorang akademisi. Sayangnya, Pemilik walau sangat percaya dengan Saya, tetap saja ingin menjualnya dengan termin yang sangat singkat.

Saya begitu 'bernafsu' bukan karena mencintai lokasinya, TETAPI Saya tidak tega lokasi tersebut diakuisisi oleh Developer yang orientasinyaa semata UANG dan UANG. Akhirnya, banyak sekali dijumpai, suatu areal kawasan hunian yang sangat luas membentang, ada ribuan, puluhan, bahkan ratusan ribu unit terencana dengan rapi, NAMUN tak satupun Masjid yang direncanakan untuk dibangun di situ. Padahal mayoritas pembelinya tentu saja adalah Muslim. Liatlah Meikarta sebagai contoh betapa berkuasanya UANG.!

Jika Anda memiliki frekwensi yang sama, spirit yang serupa dengan Saya, ketahuilah bahwa lahan tersebut membutuhkan kehadiran Anda. Untuk saat ini, Saya tidak menyanggupi sendiri, butuh kebersamaan untuk menghadirkan entitas peradaban di atas lahan tersebut.

Di atasnya akan Kita dirikan rumah-rumah terbaik bagi Muslim terbaik, akan Kita hadirkan sekolah-sekolah berkualitas untuk menghasilkan generasi berkualitas, Kita galakkan tarbiyah penggugah jiwa bagi masyarakat sekitar. Kebermanfaatan harus menjelma tak hanya soal dunia, namun juga pada hal ukhrawi, setelah matinya jiwa-jiwa manusia.

Bagi yang ingin terlibat dalam akuisisi lahan tersebut, silakan isi form peminat di bit.ly/AkuisisiLahan yah. Selanjutnya yang daftar akan Saya undang dalam pertemuan offline terbatas untuk menjelaskan lebih detil.

Trims.

Ps.
Bagikan kepada siapa saja yang mempunyai spirit perlawanan terhadap kapitalisasi asset oleh Asing atas tanah di negeri ini. Kita harus menjadi Tuan Tanah di Negeri Sendiri. Agar Kita tidak lagi menyewa properti..!

Sumber:

Fb: Rudini

Post a Comment

0 Comments