Orangtua Durhaka

RemajaIslamHebat.Com - Kita sering mendengar istilah anak durhaka. Banyak kisah yang menceritakan tentang anak durhaka. Tapi sedikit yang menyampaikan tentang orangtua durhaka.  Padahal, banyak diantara kita yang mungkin menjadi orangtua durhaka. Siapakah mereka itu?

Seorang lelaki penah mendatangi Umar bin Khattab untuk mengadukan kedurhakaan anaknya. Umar tidak melakukan apapun selain memanggil si anak untuk mengklarifikasi permasalahan yang terjadi.

Umar bertanya pada si anak,  "Apa yang menyebabkanmu durhaka pada bapakmu?"
Si anak menjawab, “Wahai Amirul Mukminin, bukankah sang anak memiliki hak atas orang tuanya?”
“Betul,” jawab Umar.
“Apakah hak sang anak?”
“Memilih calon ibu yang baik untuknya, memberinya nama yang baik, dan mengajarkannya Al-Qur’an,” jawab Umar.
“Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya ayahku tidak melakukan satu pun dari apa yang engkau sebutkan. Adapun ibuku, ia adalah wanita berkulit hitam bekas hamba sahaya orang majusi; ia menamakanku Ju’lan (kumbang), dan tidak mengajariku satu huruf pun dari Al-Qur’an,” kata anak itu.
Umar segera memandang orang tua itu dan berkata kepadanya, “Engkau datang untuk mengadukan kedurhakaan anakmu, padahal engkau telah durhaka kepadanya sebelum ia mendurhakaimu. Engkau telah berbuat buruk kepadanya sebelum ia berbuat buruk kepadamu.”

Jika kita tidak ingin anak kita menjadi anak durhaka,  maka terlebih dahulu kita jangan menjadi orangtua durhaka. 

Mari,  kita pilihkan nama yang baik dan memanggilnya dwngan panggilan yang baik.  Namanya sudah bagus kok panggilannya gak jelas.  Padahal nama kan doa.  Setiap kali memanggil itu mendoakan. 

Dan tentu saja,  kita ajarkan agama pada anak-anak kita sejak dini. Karena anak kita adalah tanggung jawab kita. Kita yang akan dimintai pertanggungjawaban Allah kelak. Sebisa mungkin, kita yang mengajarkannya a-ba-ta, agar jika dia sudah mampu membaca Al quran,  insyaaAllah pahala mengalir pada kita dari setiap huruf yang ia baca dan menjadi amal jariyah kita.

Semoga Allah memampukan kita menjadi orangtua shalih,  bukan orangtua yang durhaka pada anaknya. Aamiin

Tulisan lain fb Duidama Ummu Mizu :

Namanya abang SALEH tapi kok melambai ya.

Hampir sebagian besar anak-anak kenal tokoh satu ini.  Apalagi yang penggemar kisah kembar itu.  Hafal semua karakter di dalamnya, termasuk abang saleh. 

Ah,  lembuuuttt sekali penyusupan pola pikir itu.  Anak-anak kita diajak untuk menganggap hal itu wajar saja. Biasa. Boleh.  Yang akhirnya kelak anak akan permisif dengan LGBT.

Padahal jelas sekali Rosulullah menyampaikan kalau Allah akan melaknat orang seperti itu.

Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata:
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Bukhari no. 5885, 6834)

Maka,  pastikan kita menyampaikan hal ini pada anak-anak. Agar anak-anak tahu hal itu dilarang Allah. Tidak hanya perbuatan yang tidak disukai Allah, tapi perbuatan yang dilaknat Allah.

Kita bahas satu per satu tokoh2 dalam film itu. Baik buruknya harus dijelaskan.  Agar anak tidak menirunya. Syukur-syukur kita matikan tivi dan ajak anak bermain bersama.  Tentu selain menambah bonding ortu dan anak,  juga bisa mengasah akal mereka. 

Semoga Allah melindungi diri dan anak-anak kita dari fitnah akhir jaman.  Aamiin.

Sumber:

Fb: Duidama Ummu Mizu

Post a Comment

0 Comments