Noda yang Abadi

Oleh : Uni Kabsyah

MUNGKIN teman-teman sudah pernah baca kisah tentang Perang Ahzab. Seyogyanya sifat yahudi bahwa yahudi akan taat ketika kondisi mengancam, dan akan membuat propaganda di saat ada peluang.
Dan yahudi juga paham benar entitasnya yang kecil, tidak sanggup untuk melawan kekuatan Daulah Islam pada saat itu. Oleh sebab itu, yahudi berusaha 'menggandeng' para kabilah di Arab termasuk Kafir Quraisy yang notabene memiliki kekuatan yang besar dan memusuhi islam.

Lobi Politik yang dilakukan oleh Yahudi terhadap Bani - bani di Arab termasuk Kafir Quraisy memang tidak bisa dianggap remeh. Kebencian dalam hati orang - orang Yahudi terhadap Islam memang hanya meniscayakan satu hal yakni upaya balas dendam.

Untuk melaksanakan upaya balas dendam tersebut, beberapa orang Yahudi Bani nadhir keluar dari tempat pengungsiannya untuk menemui kafir quraisy di Mekkah. Ketika Yahudi melobi, orang-orang Quraisy pun ragu-ragu apakah harus menerima tawaran tersebut kemudian maju menyerang daulah atau tidak.

Dan pada akhirnya Quraisy bertanya kepada yahudi : "Hai orang-orang yahudi, kalian adalah Ahli Kitab yang pertama dan mengetahui persoalan yang membuat kami berselisih dengan Muhammad. Apakah agama kami atau agamanya yang lebih baik?"

Yahudi pun menjawab "Tentu agama kalian lebih baik dari agamanya, dan kalian lebih berhak atas kebenaran itu".
Luar biasa dustanya, pasalnya Yahudi tahu benar bahwa agama Muhammad adalah benar. Tetapi, karena keinginan kuat untuk membangkitkan kebencian orang arab, menjadikan mereka membiarkan diri dalam kesalahan yang fatal tersebut.

Sampai kini pun noda dendam itu tetaplah abadi.
---------------
Ada sebuah negeri sebut saja "Negeri Dibawah Langit" dan juga negeri yang tersohor bernama "Negara Api". Faktanya, Negeri Dibawah Langit adalah "partner akrab" Negara api.

Dan musuh mereka sama yaitu sebuah kelompok sebut saja "kelompok ha za ba". Kelompok yang suka membongkar rencana besar Negara Api atas Negeri Dibawah Langit, atau rencana negeri dibawah langit terhadap rakyatnya.

Suatu ketika, penguasa Negeri Dibawah Langit bertanya pada penguasa Negara Api.

"Hai penguasa Negara Api, kamu kan sudah lama menjadi sebuah negara. Tentunya, negaramu sudah melihat banyak revolusi di muka bumi ini. Aku punya empat pilar pembangun negeriku, tapi "kelompok ha za ba" selalu menawarkan konsep di tengah masyarakatku sebagaimana kamu ketahui. Menurutmu, konsep mana diantara konsepku dan konsep kelompok itu yang lebih baik?"

Dan Negara Api pun pastinya akan menjawab "Konsep empat pilarmu lebih baik. Terus, sosialisasikan ke masyarakat, terutama para pemuda."

Padahal, Negara Api tahu benar bahwa yang dibawa "kelompok ha za ba" adalah sesuatu yang benar dan akan menjadi nyata suatu saat nanti. Tetapi, apa yang dibawa oleh kelompok tersebut disadari akan mengancam eksistensi ideologi Negara Api di dunia dan menghentikan upaya negara tersebut untuk terus menggerogoti negeri - negeri kecil di dunia.

Al Faqir
Uni Kabsyah

Sumber:

Fb: Uni Kabsyah

Post a Comment

0 Comments