Miris!!! Taman Miras di Kota Santri

RemajaIslamHebat.Com - Ada yang tak biasa suasana di jalan Sumatera kemarin malam 15/9.
Banyak truk polisi berjejer berikut satuan polisi yang berjaga-jaga di salah satu tempat usaha yang baru berdiri.
Ternyata ada penutupan sebuah beer garden (bar miras) bernama Cloud Nine dengan alasan tidak mengantongi ijin.

Beer Garden? Di kota 1000 pesantren?
Aneh memang, tak layak memang.
Tapi faktanya ada.
Meski slogannya "the First Beer Garden in Jember", sebenarnya Cloud Nine bukanlah beer garden pertama di Jember. Setahun lalu beer garden pernah dan mungkin masih beroperasi di sebuah hotel ternama di Jember.
Artinya beer garden sudah pernah ada di Jember di tahun-tahun sebelumnya.

Tentu ini kondisi ironis yang tidak boleh ada dan berlangsung di Bumi Sholawat, Jember.
Kemaksiatan apapun bentuknya tidak boleh dilegalkan di Kota Santri ini.

Penutupan Cloude Nine yang saat ini dilakukan masih dikarenakan alasan tidak mengantongi ijin.
Tentu kita berharap ijin itu tidak akan pernah keluar untuk Cloud Nine dan beer garden lainnya.
Karena jelas bahwa beer sebagai salah satu bentuk khamr adalah haram, maka tidak layak dilegalkan dengan pertimbangan apapun.

Tak ada kemaslahatan apapun dalam legalisasi khamr meski semisal terdapat pandangan bahwa secara ekonomi sangat menguntungkan, lebih-lebih bisa mendatangkan wisatawan dan investasi asing ke kota Jember.
Karena sesungguhnya pendapatan individu, daerah maupun negara yang diperoleh dari zat yang haram seperti Khamr pasti jauh dari kebarokahan.

Di samping itu, dampak sosial yang ditimbulkan jauh lebih besar dari keuntungan ekonomi yang dihasilkan.
Khamr adalah induk kejahatan dan kerusakan tatanan sosial.
Sebagaimana Allah SWT berfirman:َ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberun-tungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu dengan khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” [QS. Al-Maaidah: 90-91]

Dan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhua, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

“Khamr adalah induk dari kekejian dan dosa yang paling besar, barangsiapa meminumnya, ia bisa berzina dengan ibunya, saudari ibunya, dan saudari ayahnya.” [HR. At-Thabrani]

Karenanya maka, legalisasi beer garden ini harus dicegah. Bahkan tidak layak ada peraturan apapun yang kelak membuka peluang beroperasinya tempat-tempat maksiat.

Untuk mewujudkan hal ini butuh kepedulian dan kontribusi seluruh elemen masyarakat jember, mulai dari masyarakat sekitar beer garden, hingga intelektual, ulama', anggota dewan dan penegak hukum.
Tentunya diharapkan pemerintah daerah setempat mengeluarkan kebijakan larangan jual-beli khamr berikut ancama sanksi berat bagi para pelanggarnya.

Mari kita bangun #JemberBumiSholawat, #JemberKotaSantri, dengan tatanan kehidupan yang Islami, yang meniscayakan hadirnya Rahmat dan Ampunan dari Allah SWT.
Allahua'lam bish showwab.

#infomuslimahjember #jember #miras #beer #cloudnine

Sumber:

Fb: Info Muslimah Jember

Post a Comment

0 Comments