Lawan Pernyataan Wakil Rektor 3 Universitas Halu Oleo

Oleh : Muhamad Akbar Ali (Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Halu Oleo)

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim)

Sehubungan dengan ayat tersebut, hari ini terbit sebuah berita mengenai pihak birokrasi Universitas Halu Oleo melalui Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan dan alumni yang sangat kontroversial dan saya pribadi geram atas pernyataan tersebut.

Beliau mengungkapkan kepada media jika terdapat mahasiswa UHO yang terlibat pada aksi 299 dengan tuntutan menolak kebangkitan pki dan perppu ormas maka akan di ancam sanksi.

Pernyataan ini sangat di sayangkan. Sebab berkategori lemah dan tanpa dasar yang konkret.

Perlu di ketahui aksi 299 merupakan kegiatan yang di jamin undang-undang. Selebihnya mahasiswa yang terlibat pada aksi 299 merupakan bentuk implementasi atas kewajibanya sebagai mahasiswa.

Hal ini tercantum pada tri dharma perguruan tinggi poin tiga tentang pengabdian kepada masyarakat. Di perkuat lagi dengan ketetapan undang-undang yang berlaku, baik UU Internasional pada Pasal 29 tentang Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia dan dalam UU Nasional tercantum pada pasal 28 UUD 1945 tentang kebebasan mengeluarkan pendapat.

Olehnya pernyataan tersebut harus di cabut, sebab sangat memalukan. Jika tidak maka kampus UHO tercinta akan kehilangan wibawa sebagai kampus pemikir harapan bangsa.

Dan kepada mahasiswa yang merasa statusnya terancam, jangan pernah takut untuk terus bergerak menyuarakan kebenaran.

Terakhir, sampai kapanpun kami akan terus bersuara lantang menyerukan yang haq. Sebab kami tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah. Allah Akbar.

Sebarkan. Agar sampai pada mereka.[]


Post a Comment

0 Comments