Keutamaan Hari  “ASYURA (10 Muharram)

RemajaIslamHebat.Com - Sahabat muslimah yang dirahmati Allah ….
Alhamdulillah Allah sudah memberikan kita kesempatan berada dalam bulan yang dimuliakan Allah yaitu bulan Muharram.  Sebentar  lagi kita akan memasuki hari kesepuluh di bulan Muharram atau biasa disebut sebagai hari syura. Apa saja kemuliaan dan keutamaannya? simak penjelasan berikut ini

Muharram adalah bulan dimana ummat Islam mengawali tahun kalender hijriyah , dan termasuk salah satu bulan yang disucikan yang telah disebutkan dalam Alquran diantara 4 bulan lain yaitu Dzulqoidah, Dzulhijah, Muharram, dan Rojab.

Hari ‘Asyura berasal dari bahasa arab yang artinya hari ke sepuluh di bulan Muharram. Hari ini memiliki keistimewaan tersendiri di dalam Islam. Nabi Muhammad SAW. biasa berpuasa pada hari itu dan memerintahkan umatnya untuk melakukan hal serupa.

Dalam sebuah hadits kita dapat melihat bahwa ternyata tanggal 10 Muharram merupakan tanggal yang istimewa dalam sejarah kenabian.

“Tatkala Nabi shalallaahu ‘alaihi wassalam datang ke Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau shalallaahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa alaihis salam berpuasa pada hari ini. Nabi shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya”. (HR. Al Bukhari)

1. Keutamaan berpuasa di bulan  Muharam ( hari “Asyura)

Kebiasaan berpuasa di hari ‘Asyura ini sepertinya sudah dilakukan Nabi saw. sejak awal kenabian. Hal ini tersirat dari hadits berikut.

Dan dari Aisyah radhiallahu anha, ia mengisahkan,َ

“Dahulu Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka”. (HR. Al Bukhari No 1897)

Jadi, setelah diwajibkannya puasa Ramadhan, puasa Muharram di hari ‘Asyura menjadi sunnah hukumnya. Sebelumnya Rasulullaah saw. sangat menekankan agar kaum muslimin berpuasa di hari ke sepuluh bulan muharram itu.

Keutamaan puasa ini juga sangat besar sehingga Nabi saw. menekankan dalam haditsnya:

Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram,… [HR Muslim]

Waktu Pelaksanaan Puasa ‘Asyura

Puasa Muharram atau ‘Asyura sebagaimana tersirat pada arti kata ‘asyura adalah pada 10 Muharram. Namun ada satu riwayat hadits yang mengindikasikan bahwa Nabi saw. akan melaksanakan puasa ini pada tanggal 9 Muharram sebagai cara untuk tidak menyamai dengan orang-orang Yahudi dan Nashrani yang pada saat itu merayakan hari ‘asyura. Namun hal ini belum sempat dilakukan oleh Nabi saw. karena beliau telah wafat.

“Jikalau masih ada umurku tahun depan, aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)” [HR Muslim]

Dan dari Ibnu Abbas juga, Rasulullah SAW bersabda,
“Puasalah kalian pada tanggal sembilan dan sepuluh, bedakanlah dari orang-orang Yahudi.”
(HR. Muslim).

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa pelaksanaan puasa yang paling selamat adalah tanggal 9 dan 10 Muharram. Tanggal 10 Muharram sebagai kebiasaan Nabi saw sebelumnya dan ditambah dengan puasa tanggal 9 (puasa Tasyu’a) sebagai pembeda dengan kebiasaan orang Yahudi dan Nashrani.

2. Keutamaan karena diampuninya  dosa oleh Allah SWT, karena puasa pada hari Asyura bisa menghapus dosa satu tahun yang lalu. Sebagaimana disampaikan dalam sebuah hadist :
ُ
“ Dari Abu Qatadah -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura. Beliau menjawab, “(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu “. (Muslim : 2746).
Dalam riwayat lain disebutkan juga

“Dan puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”. [Sunan Abu Dawud]

3.  Keutamaan mendapatkan pahala karena melakukan amal-amal sholih . Selain berpuasa kita  juga dianjurkan untuk memperbanyak  amal –amal  sholih yang lain misalnya bersedekah, menyambung tali shilaturahim, membaca , mengajarkan dan mengamalkan Al quran dan Asunnah, memperbanyak berdzikir kepada Allah, memperbanyak taubat dari segala dosa dan kesalahan, menjalankan semua hukum-hukum Allah dalam setiap aspek kehidupan. menjauhi dosa dan kemaksiyatan.
Sahabat Muslimah yang dirahmati Allah….
Demikianlah keutamaan pada hari Asyuro, semoga kita semua diberikan kesempatan dan kemampuan untuk meraih pahala amal sholih di bulan yang penuh kemuliaan ini.

Penulis : Ustadzah Iffah Mahmudah

Post a Comment

0 Comments