Kendari Darurat Narkoba, Komunitas Pemuda Move On Kendari Angkat Bicara

RemajaIslamHebat.Com - Sedikitnya 30 pelajar di Kota Kendari di rawat di Rumah Sakit usai mengonsumsi obat yang diduga mengandung zat berbahaya yang tergolong jenis narkotika. Dari 30 orang tersebut, satu orang diantaranya meninggal. Korban diketahui merupakan murid di bangku Sekolah Dasar (SD). Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Murniati menyebutkan, 30 orang yang dirawat itu tersebar di beberapa rumah sakit yang ada di Kota Kendari. (Zonasultra.com 13/09/2017)

menanggapi hal tersebut komunitas pemuda move on kota kendari angkat bicara terkait dengan peristiwa yang menghawatirkan tersebut, pasalnya dalam waktu yang hampir bersamaan 30 siswa menjadi korban obat terlarang tersebut.

"tentunya hal ini adalah hal yang memalukan sekaligus memiilukan, apalagi kota kendari terkenal dengan sloganya "Kota Bertaqwa" namun jika kita ingin melihat lebih jauh bahwa mewabahnya Narkotika dan sejenisnya.. dikalangan Remaja sunggu sangatla Lumrah Pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) diperkirakan sekitar 5 juta orang atau 2,8 persen dari total penduduk Indonesia(Kompas 2013) dan angka ini terus meningkat disetiap tahunya. parahnya pengonsumsi Narkotika, psikotripika dan sejenisnya ini kebanyakan dari kalangan pelajar dan mahasiswa, artinya bahwa pelajar dan mahasiswa memang menjadi sasaran empuk para predator Narkoba." tegas rahmat founder Pemuda Move on kota kendari saat di hubungi jejaring whatsapp

"untuk itu hal ini tidak bisa kita diamkan... setidaknya kita mesti membangun sinergitas yang kompleks antara keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat karena 3 hal ini akan menjadi tameng yang kokoh untuk menjaga anak bangsa ini dari predator narkoba. Tentunya ketiga hal ini  tidak akan bisa maksimal jika tidak menjadikan aturan Allah (Syariat Islam) sebagai pengikat dari ketiga elemen ini, karena hanya solusi yang datang dari Allah yang mampu mengatasi masalah tanpa masalah" tambahnya.


Post a Comment

0 Comments