Ayah

RemajaIslamHebat.Com - Ayah, maafkan aku jika aku selalu mengabaikanmu, membencimu hanya karena engkau melarangku untuk keluar rumah, bahkan aku bahagia ketika engkau keluar kota dalam waktu lama dan berharap engkau tidak kembali untuk selamanya. .
.
Engkau yang selalu mengatur hidupku, membuat aku muak akan hadirnya dirimu, kedisiplinan mu yang sangat kejam membuat aku sangat membencimu dan enggan melihat wajahmu. .
.
Ayah, aku pernah melihatmu menangis di atas tumpukkan buku yang berserakan di ruanganmu, aku hanya memandangmu dari celah pintu kamarku. .
.
Ayah, yang aku tau engkau sangat keras dan disiplin namun hatimu tak sekeras yang aku kira, bahkan hatimu lebih lembut dari kain sutra, engkau punya hati yang sangat penyayang. .
.
Dibalik kerasnya sikapmu, engkau adalah lelaki terhebat yang pernah aku miliki yang selalu menjaga dan melindungi orang-orang yang engkau sayang.
.
.
Namun kini baru aku sadari, setelah engkau benar-benar tiada, aku menysali semua itu. seiring berjalannya waktu, ada yang hilang ketika aku beranjak dewasa, tak ada selalu menghukumku ketika aku telat masuk rumah, tak ada yang memarahi dan melarangku ketika aku lalai akan kewajiban ibadah ku kepada Allah. Yaa rabb, ampuni dosa-dosaku..
.
.
Ayah, anak gadismu kini sudah tumbuh menjadi wanita dewasa yang cantik nan sholehah, seperti ibu ketika ia muda dulu..
.
.
Ayah, maafku hanya bisa ku sampaikan di atas batu nisan yang bertuliskan namamu. Terimakasih ayah atas penjagaanmu yang luar biasa yang selalu melindungiku hingga kini aku benar benar tumbuh menjadi pribadi yang baik dan selalu tunduk kepada ibu, hanya ia yang aku punya, aku tak kan mengulang kejadian yang sama untuk waktu yang berbeda.
.
.
Ayah, aku tidak mau engkau berada di bawah sana dengan api yang berkobar, insyaAllah akan selalu aku jaga kewajibanku berhijab dan beribadah kepadaNya.
#shcicii296

Salam, #diarihidupkita

#diarihidupkita #TemaNulIslami #Literasi_Islami
#Hijrahku #BeraniBerhijrah #RahmaMuliya

Sumber:

Fb: Rahma Muliya

Post a Comment

0 Comments