Seminar Bersama Bu Elly Risman ( Mengajarkan Anak Beribadah dengan Menyenangkan )

RemajaIslamHebat.Com - Bismillah. Kesempatan luar biasa bisa hadir di acara penuh ilmu dan pembelajaran seperti hari ini. Setengah hari bisa hadir dan menyimak yang berkaitan pengasuhan dalam mengajarkan anak perihal beribadah dengan benar dan menyenangkan. Rasanya masih sangat terbatas waktu, dan terasa sebentar.

Linangan air mata yang hadir mengalir diantara kami, seolah mengisyaratkan akan tekad untuk secara serius memperbaiki diri dan melihat lebih dalam ketika mendampingi anak-anak keseharian.

Kembalilah ke rumah, ayah dan ibu. Tengoklah dengan tatapan mata dan pelukan hangat bahwa anak-anakmu itu akan terus mempelajari  hidupnya dari bagaimana ia diperlakukan dan dibesarkan selama ini.

Point-point yang kami pelajari dari bu Elly Risman, diantaranya sebagai berikut :

Peran utama ayah dan ibu terhadap anak adalah bagaimana mengasuh dan mendidik anak menjadi hamba yang senantiasa menyembah Allah. Pastikan inner child itu sudah lepas dan berangsur hilang dari jiwa kita saat menjadi orang tua. Lakukan dan bayar hutang pengasuhan yang mungkin telah pernah kita lakukan dengan salah selama ini dalam membesarkan anak-anak.

Perhatikan apakah sudah baik dan benar bagaimana cara berkomunikasi saat bersama anak. Pelajari penggunaan gaya bahasa apa dan kalimat yang digunakan. Biasakan menggunakan kalimat tanya dalam rangka mengajak anak berfikir.

Letakkan ayah pada posisi yang sebenarnya. Agar ayah tidak berat menanggung beban saat di akhirat nanti. Tugas ayah sebagai penanggung jawab. Peletak garis besar haluan keluarga. Sedangkan ibu, pelaksana teknis yang terlibat dalam keseharian.

Tanggung jawab orangtua berkaitan mengajarkan anak beribadah dengan membentuk kebiasaan, meninggalkan kenangan yang manis, memahami dan merasa tidak terbebani serta menolak. Sehingga anak menjadi SUKA dan BAHAGIA.

Susunlah visi misi berkeluarga dan langkah bagaimana menempuh pengasuhan anak-anak bukan dengan cara tergesa-gesa. Yakinlah, bahwa Allah titipkan anak-anak itu sebagai amanah yang akan dipertanggungjawabkan di yaumul hisab.

Yang terakhir, bimbing anak dengan memiliki kekuatan dalam berkehendak, bayangkan anak-anak kelak menjadi apa dimasa depan mereka, senantiasa hadirkan doa agar pertolongan dan rahmat Allah senantiasa datang.

Firman Allah SWT yang artinya: “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).

Sumber:

Fb: Nurliani Ummu Nashifa-Zhafira

Post a Comment

0 Comments