PERPPU ORMAS MENGANCAM KEIMANAN UMAT ISLAM

Oleh: Abah Qoyyum

DALAM hidup dan kehidupan kita sebenarnya kita selalu terancam. Orang kaya terancam miskin, orang sehat terancam sakit, dan orang sukses terancam bangkrut. Siapapun kita dan apapun status kita, semuanya pasti hidup dalam status terancam. Namun yang kita takutkan dan khawatirkan saat ini bukanlah ancaman sakit dan bangkrut, melainkan ancaman hancurnya iman karena diterapkannya Perppu ormas.
.
.
Kita tahu bahwa setiap manusia pandai untuk membuat aturan, namun manusia tidak memiliki hak untuk membuat aturan sesuai kehendaknya sendiri. Karena kita hidup di bawah naungan Allah SWT, berada di bumi Allah dan diatur oleh Allah SWT. Maka siapapun  orangnya, apapun statusnya harus tunduk terhadap aturan Allah SWT., kita tidak behak merubah aturan yang diberikan oleh Allah SWT.
.
.
Dengan adanya Perppu ormas maka umat Islam tengah terancam. Iman kita, dakwah kita, kajian-kajian kita, dan anak keturunan kita terancam. Salah satu yang menjadi korban awal dari Perppu tersebut adalah Hizbut Tahrir Indonesia. Namun, lambat laun, seiring pergantian waktu, cepat atau lambat kita semua akan merasakan dampak dari Perppu Ormas.
.
.
Rasulullah SAW bersabda:

_"Dua macam golongan manusia yang apabila keduanya baik, maka akan baiklah masyarakat. Tetapi bila keduanya rusak, maka akan rusaklah manusia itu. Kedua golongan manusia tersebut yaitu ulama dan penguasa". [HR. Abu Naim]._
.
.
Demikianlah tolak ukur baik tidaknya masyarakat kita. Ketika ulama dan penguasa kita baik, maka masyarakat kita juga akan menjadi baik.
.
.
Tugas aparat, polisi dan ulama sebenarnya sama-sama beramar ma’ruf nahi mungkar (memerintahkan pada yang ma’ruf dan mencegah atas kemungkaran). Ulama dengan ilmunya sedangkan aparatur negara dan polisi dengan kekuasaannya. kami mengajakpara aparat  dan pak polisi untuk bersatu dengan ulama dalam beramar ma’ruf nahi munkar. Sehingga bisa masuk surga karena pangkatnya, dengan kekuatannya, dan dengan perilakunya. Bukan malah membonsai ulama!
.
.
Dengan adanya Perppu ormas, dakwah kita dibonsai, seolah-olah menyatakan:

_“Hai umat islam kalian boleh tumbuh, tapi jangan lebih dari apa yang saya inginkan, lebih sikat.” “Hai umat islam kau boleh berkembang, tapi jangan lebih dari apa yang saya inginkan , lebih potong.”_
.
.
Hal tersebut sangat menyakiti rakyat, oleh karena itu rakyat kita tidak hanya butuh orang pintar, namun juga harus benar. Pintar tapi tidak benar maka akan kacau.
.
.
_“Disuruh ngurus laut, malah jadi bajak laut”... “Disuruh ngurus hutan, jadi orang hutan”.... “Disuruh ngurus aspal, malah makan aspal”... “Disuruh ngurus rakyat, malah ngakali rakyat”... ini orang pintar tapi sayang tidak benar!_
.
.
Tidak ada hukum yang jauh lebih benar daripada hukum Allah, tidak ada peraturan yang lebih benar daripada peraturan Allah. Jika ada undang-undang dan peraturan apapun  yang melanggar ketentuan Allah maka umat Islam harus menolaknya. Tidak perduli siapapun yang mengeluarkannya pemerintah, mentri, gubernur, presiden, jika salah membuat peraturan, maka umat islam harus mengingatkan.
.
.
Yang kita inginkan Perppu yang sudah berlaku ini dicabut.
Mari kita bersatu padu menolak Perppu ormas! Saatnya umat Islam bersatu-padu tanpa memandang perbedaan golongan lagi!

Post a Comment

0 Comments