NYINYIR SOAL OPERASI CAESAR, APA GUNANYA?

Oleh : Amalia Sinta

MOM Wars yang paling ajaib menurut saya adalah nyinyir soal cara melahirkan. Di tengah banyaknya dokter yang mengedukasi bahwa sectio caesarea (sesar) adalah langkah terakhir untuk menyelamatkan nyawa ibu dan anak, masih banyaak emak yang memandang sebelah mata ke emak lain yang sesar, seolah tak peduli soal kondisi kegawatdaruratan yang mengancam jiwa.

Coba deh saya tanya, wahai sesama emak, kenapa sih nyinyirin yang sesar?

Kau boleh bangga telah berhasil melahirkan secara pervaginam atau yang biasa disebut lahiran normal. Tapi apakah untuk melengkapi kebangganmu, kudu nyinyir ke yang sesar?

Apa gunanya?

Sepertinya ada yang salah dengan pola pikirmu, kalau untuk merasa tinggi, kau harus merendahkan orang lain.

Mungkiiiin, dulu kau terbiasa dengan persaingan. Antar saudara sendiri bersaing. Dengan teman sekolah bersaing. Hati tak terima kalau ada yang lebih hebat. Apa yang dicapai diri sendiri haruslah yang terbaik.

Tapi Mak, kau sudah dewasa sekarang. Sudah tidak duduk di bangku sekolah lagi. Duniamu sudah berubah.

Harusnya tidak ada kompetisi di dunia orang tua. Karena tidak pernah ada piagam penghargaan sebagai Best Mom. Tidak pernah ada buku rangking yang mengurutkan ibu mana yang terbaik dan siapa urutan berikutnya.

TIDAK ADA.

Jadi Stop Bersaing.

Justru kita sesama ibu, harus saling mendukung. Karena perjuangan melahirkan itu hanyalah gerbang pembuka. Perjuangan yang sesunguhnya adalah soal mengasuh anak yang ditempuh dalam jangka waktu yang begitu lama dan butuh saling support antar sesama orang tua.

Bertahun-tahun kedepan, melewati fase bayi yang merepotkan, balita yang banyak tingkah, anak SD yang pintar negosiasi, sampe remaja yang terancam pornografi, narkoba, sampai seks bebas.

Itu.

Itulah perjuangan yang sesunguhnya.

Sekarang coba deh bayangkan, saat ada ibu yang lelah seharian mengurus anak, lalu punya sedikit waktu untuk me-time dengan berselancar di dunia maya, eh malah membaca begitu banyak komentar nyinyir yang menyudutkan ibu yang sesar..

Si ibu ini, yang dulu lahirannya sesar, akan langsung kehilangan semangat. Merasa sakit hati dilabel ibu yang gak sempurna, bukan ibu seutuhnya, ibu manja, dll dll.

Pernahkah membayangkan efek dari komentar negatifmu?

Percaya dirinya bisa runtuh, merasa bukan ibu yang baik. Perasaannya kacau, emosi gak stabil. Lalu anak-anak bisa saja jadi sasaran emosi. Bikin ulah dikit dimarahi, gak sengaja numpahin air, dibentak.

Lebih parah lagi kalau nyinyiranmu dibaca oleh mereka yang sedang hamil. Meski kondisi darurat, bisa ajah mereka kekeh minta lahiran normal, karena takut di cap ibu yang gak tahan sakit. Plis, jangan sampai ada nyawa melayang karena stigma negatif ini.

Maka bu, mari kita sama-sama jaga mulut. Hasil ketikan jemarimu di dunia maya bisa dibaca siapa saja.

Jangan sampai kau torehkan luka hati yang tak mampu kau mintai maaf. Kau menghakimi ibu lain yang tak kau kenal. Yang sama sekali tak kau ketahui perjuangan dan lelahnya dalam mengurus anak-anaknya.

Karena kesombonganmu, jangan sampai kau harus merasakan sensasi sesar di kehamilanmu berikutnya. Menggigil hebat pasca operasi, kemungkinan infeksi dan nyeri di bekas jahitan dan sisa rasa sakit yang masih terasa sampai berbulan bahkan bertahun berikutnya.

Fokuslah merawat dan mendidik anakmu, sehingga kau tak punya terlalu banyak waktu untuk berkomentar miring ke ibu lain.

Dan bagi semua ibu yang pernah merasa galau karena label negatif sesar, percayalah semua itu tidak benar.

Tidak berkurang kemuliaan dan kehebatanmu sebagai ibu. Anakmu tak peduli itu. Ia akan tetap berterima kasih padamu dan memelukmu erat untuk setiap pengorbananmu selama mengandung dan melahirkannya ke dunia ini..

Let's smile, be Happy Mom as always..

*NB :
Sudah cukup lama saya mengeliminasi pertanyaan "lahirannya normal / sesar?" ke ibu yang baru melahirkan.
Ini bentuk penghormatan saya kepada semua ibu yang telah berjuang melahirkan anaknya,, apapun cara yang ditempuh.
Saya hanya punya pengalaman melahirkan normal, tapi sangat respek pada para ibu yang menjalani operasi sesar❤

Sumber:

Fb: Amalia Sinta

Post a Comment

0 Comments