MENCIUM ANAK ADALAH WUJUD KASIH SAYANG

Oleh: Rahma Elsitasari
Divisi Edukasi - KPI

Assalamualaikum wr wb.

Sudah tidak jarang kita melihat dan mendengar berita kekerasan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya, bahkan tak jarang orang tua yang tega menghabisi nyawa anaknya sendiri. Sungguh miris.

Bunda shalihah,  anak adalah anugerah yang berharga yang dititipkan oleh Allah. Selayaknya sesuatu titipan yang berharga hendaknya kita menjaganya dengan sebaik mungkin apalagi yang menitipkan adalah langsung dari sang maha pemilik alam jagat raya ini.

Seorang anak berhak mendapatkan perlakuan lemah lembut, kasih sayang dan cinta dari orang tuanya. Rasulullah SAW sebagai teladan mulia sepanjang masa telah mencontohkan bagaimana memperlakukan seorang anak dengan lemah lembut dan kasih sayang.

Diriwayatkan dalam sebuah hadist:
“Datang seorang Arab Badui kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam lalu berkata, Apakah kalian mencium anak-anak laki-laki?, kami tidak mencium mereka. Maka Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata, Aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau Allah mencabut rasa rahmat/sayang dari hatimu. (HR: Al-Bukhari no 5998 dan Muslim no 2317)

Masya Allah, mencium anak dalam Islam bukan dilihat sebagai urusan kecil, meski tidak sedikit yang menyepelekannya. Mencium anak adalah manivestasi dari iman dalam bentuk kasih sayang. Jadi, siapa yang tidak pernah mencium anak-anaknya, hampir bisa dipastikan, ia tidak pernah merasakan kehadiran rasa yang mulia tersebut di dalam hatinya.

Itulah mengapa, belakangan banyak ditemukan bahwa pada setiap perilaku menyimpang anak, baik dalam bentuk kenakalan dan kejahatan lebih sering disebabkan oleh kurang atau bahkan tiadanya kasih sayang dari orangtua.
Jadi, bunda shalihah, jangan ragu untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada anak, mereka memiliki hati yang bisa merasakan kehangatan kasih sayang orang tuanya.

Wassalamualaikum wr wb
------------------------------------
Referensi :
Disarikan dari berbagai sumber.
------------------------------------

Post a Comment

0 Comments